Halo semuanya, balik lagi sama saya nih yang akan membawakan beberapa rekomendasi film Thriller maupun Horor terbaik yang pernah saya tonton sebelumnya sampai dengan mengupas beberapa alur cerita yang ada di dalamnya. Kebetulan banget nih, hari ini saya akan membahas film Horor dan sedikit ada sangkut pautnya dengan Thriller atau teka teki misterius mencekam di dalamnya. Sama seperti sebelumnya, saya sudah membahas mengenai film Netflix yang happening banget berjudul “ Girl From Nowhere “ atau menyebutnya film si “ Nanno Na Khan “. Kurang lebihnya saya juga akan membahas film Insidious sama seperti artikel sebelumnya namun dengan tuntas. Tenang, nantinya review dari film si Nanno akan saya bahas sampai tuntas yakni part 13 di lain waktu ya gengs. 

Balik lagi pada topik pembahasan, dimana film Insidious saat rilis untuk pertama kalinya yang berarti Chapter 1 ini sudah laris di pasaran industri Perfilman yang ada di dunia, tanpa terkecuali di Indonesia. Dengan genre Horor, film ini benar-benar apik dari segala settingnya. Debut yang dikerjakan oleh Sutradara ternama James Wan memang tidak boleh dianggap remeh serta, sejak peluncuran pertamanya film ini sukses membuat namanya melambung tinggi. 

Dari film insidious Chapter 1 “ Paranormal Activity and Saw “ pembuatnya, sampai dengan chapter ke 4 yang berjudul The Last Key nyatanya mampu membuat semua orang deg-degan, merinding, dan terbawa suasana sedih dari beberapa alur ceritanya. Ya terutama si pas Chapter 3 ya, yang kehilangan sosok ibu lalu ingin memanggil lagi malah jadi Jurig lain yang kepanggil. Untuk bisa mengetahui lagi kemasan pada film ini, mari saya ajak ulang kupas tuntas memori kalian pada film insidious ini !

 

Insidious Chapter 1 – Paranormal Activity and Saw 

Untuk Chapter 1, sudah rilis sejak tanggal 1 April tahun 2011 silam di Amerika Serikat. Filmnya sendiri menceritakan mengenai keluarga Josh Lambert ( Patrick Wilson ) dan juga Istrinya Renai ( Rose Byrne ) yang benar-benar baru saja pindah ke rumah baru bersama anak-anak mereka. Anaknya yang bernama Dalton ( Ty Simpkins ), ternyata memiliki kemampuan di dalam melakukan Astral Projection dengan suatu keadaan yang dimana rohnya ini bisa keluar dari tubuh kemudian langsung saja pergi ke alam lain yang disebut langsung dengan The Further. 

Yang sangat disayangkan dalam hal ini roh jahat selalu saja mengganggu dan memberikan teror ke keluarganya tersebut. Tujuan utama roh ini tentu saja hanya ingin mengambil alih semua tubuh Dalton agar nantinya si roh jahat ini bisa kembali hidup. Mereka semua dihantui oleh Roh Jahat yang mana disebut langsung dengan Red Faced Demon atau “ Iblis dengan Wajah Merah “.

Pin by Florian on Well, There Goes My Good Dreams... | Super scary movies,  Best horror movies, Scary movies

Dikarenakan merasa tidak sanggup, akhirnya Ibu dari Josh memanggil langsung seorang cenayang yang kita tahu adalah Elise ( Lin Shaye ) yang akan membantu untuk mengusir roh jahat tersebut. Di sini Elise tentu saja tidak sendiri, tentunya di bantu dengan 2 asistennya yang kocak bernama Specs ( Leigh Whannell ) dan Tucker ( Angus Sampson ). Film ini ada semi Komedinya si dari kedua asisten super kocak si Elise ini.  Biaya dari film Produksi dengan durasi 102 menit mencapai US$ 1,5 juta atau di Indonesia setara dengan Rp. 20,1 Miliar Rupiah. Walau begitu keuntungan filmnya mencapai Rp. 1,3 Triliun dari penayangan seluruh dunia. 

> 66% Rotten Tomatoes yang berarti 164 orang memberikan respon positif pada filmnya.

> Nilainya sendiri adalah 6/10, dan dalam kategori Horror maupun Thriller tidak jelek dan masih standar bagus lho. 

> Awards : Kategori Best Horror Film and Best Supporting Actress. 

Sekuel Insidious  Chapter 2

Berhasil pada chapter 1, sutradara ini membuat sekuel Insidious Chapter 2 di tahun 2013 silam. Karena ini sekuel atau masih ada sambungannya dengan Chapter 1, at least sutradaranya masih sama, aktor dan aktrisnya pun juga masih sama seperti Chapter 1. Dirilisnya sendiri sejak tanggal 13 September tahun 2013 yang mana kisahnya sendiri masih tentang Josh yang mana sama-sama mengalami hal serupa dengan anaknya yang bernama Dalton. Masih dibantu oleh Elise untuk bisa mengusir roh jahat tersebut, di dalamnya kali ini diisi oleh sosok jahat namun bukan Iblis dengan Wajah Merah akan tetapi sosok ini dikenal dengan nama The Bride in Black yang selalu memakai baju pengantin yang semuanya serba Hitam. 

Image gallery for Insidious: Chapter 2 - FilmAffinity

Film yang berasal dari rumah Produksi Blumhouse Productions dengan distributor Film District sudah memiliki budget serta keuntungan besar pada film ini yakni : Pengeluaran > Rp. 67, 1 Miliar = Pemasukannya > Rp. 2,1 Triliun rupiah. Namun yang sangat disayangkan, untuk sekuel kedua bagi para pecinta horor masih kurang greget atau kurang begitu menantang. Hal ini dikarenakan hanya 39% atau terdiri dari 111 orang yang bisa memberikan respon positif pada film ini yang sedikit biasa saja dibanding dengan Chapter pertamanya itu. 

 

Insidious Chapter 3 

Lalu 2 tahun kemudian, yakni 5 Juni tahun 2015 berbeda kisah bukan menceritakan adanya keluarga Josh dan anaknya Dalton. Namun untuk Insidious Chapter 3 ini sudah langsung menceritakan adanya teror yang sudah terjadi beberapa tahun sebelum kejadian yang menimpa Josh Family. Di film ini Elise sendiri dengan kelebihan supranatural atau disebut dengan Indigo berusaha kembali untuk membantu wanita bernama Quinn Brenner ( Stefanie Scott ) agar nantinya bisa terlepas dari Roh Jahat yang sudah menempel dan juga menginginkan Jiwanya tersebut. 

Teror ini memang bermula ketika Quinn berusaha ingin komunikasi kembali dengan ibunya yang sudah meninggal dunia. Akan tetapi lain ibu, ini malah Jurig jahat yang datang. Setelah adanya kejadian tersebut, akhirnya Quinn mengalami kecelakaan yang menyebabkan dirinya mengalami patah tulang pada leher dan kakinya serta tangannya. Disini keluarga Quinn meminta bantuan kepada Elise yang memang, di awal-awal scene kalian akan melihat Elise menolak bantuan tersebut karena takut sekali akan ancaman dari The Bride in Black yang sewaktu-waktu bisa saja mengambil jiwanya tersebut. 

Sekilas Film Insidious Chapter 3

Mau tak mau, disini Elise sadar dan mengetahui kemampuan yang dimilikinya itu sangat amat dibutuhkan. Sehingga, dalam hal ini Elise akhirnya memutuskan untuk membantu Quinn. Untuk setan atau jurig jahat ini bernama Man Who Can’t Breath yang mana selalu menggunakan masker oksigen. Filmnya sendiri berhasil mengeluarkan dana sebesar Rp. 134 Miliar dan mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1,5 Triliun. 

Untuk penilaiannya :

> Rotten Tomatoesnya hanya 58% yang berarti 113 oorang mengomentari film ini sangat positif. 

> Ratingnya sendiri standar bagus yakni 5.5/10 yang berarti tidak begitu menakutkan namun tampilannya sangat baik. 

 

Insidious The Last Key atau Last Chapter 

Untuk chapter ke-4 ini, isunya menjadi last Chapter dari film Insidious. Namun, ada juga yang memiliki rumor lain bahwa sutradara dari Film ini akan merilis lagi sekuel lainnya di tahun 2021 ( ini baru isu semata dari para Netizen yang rasanya, kurang puas jika tidak dilanjut ). Durasi dari The Last Key ini adalah 103 menit yang mana sutradaranya adalah Adam Robitel. 

Untuk Chapter ini menceritakan langsung kehidupan dari Elise di masa silam ketika dirinya menyadari memiliki kelebihan untuk bisa berkomunikasi dengan roh lain di alam yang berbeda. Lalu bertahun-tahun kemudian Elise ini bekerja sebagai cenayang untuk bisa membantu mengusir roh jahat disana. 

Sinopsis Insidious: The Last Key, Elise Awal Mula Diteror Iblis - Jurnal  Garut

Pada saat itu, dirinya mendapatkan telefon langsung dari Ted Garza ( Kirk Acevedo ) yang tanpa diterka-terka menuntunnya kembali ke tempat tinggalnya terdahulu. Disini Elise awalnya juga nampak menolak untuk membantunya, karena memang rumah ini mengingatkan pada kenangan masa lalunya yang buruk sekali. Tapi lagi dan lagi disini Elise berubah pikiran dan lebih memutuskan untuk membantu sang clientnya tersebut. 

Memang dalam Chapter ini kalian akan lebih banyak menangkap ceria kehidupan Elise dan juga keluarganya serta, hadirnya Roh Jahat yang menuntunnya kembali untuk pergi ke alam The Further. Tapi tenang saja, tidak akan membuat boring karena, asisten dari Elise selalu saja berhasil membuat penontonnya tertawa karena tingkahnya tersebut. Untuk Biaya yang dikeluarkan sendiri mencapai Rp. 134 Miliar lho. 

Jadi jika dirangkum, memang filmnya akan memberikan kesan tersendiri dari setiap alur yang ada. Total dari budget yang diperlukan dalam membuat 4 film dari Insidious mencapai Rp. 355 Miliar atau US$ 26,5 juta dan menghasilkan keuntungan sebesar US$ 371 atau setara dengan Rp. 4,9 Triliun.