Fakta mengenai film Split yang sepanjang bulan Januari 2016 yang lalu merajai box office yang ada di Amerika, pada akhirnya diputar di bioskop Indonesia. Para kritikus menyebut-nyebut bahwa film ini merupakan kebangkitan kembali dari karir sang sutradara, yang bernama M Night Shyamalan, yang beberapa waktu belakangan ini membuat film yang dicap sebagai film yang gagal. Film Split menampilkan tokoh James McAvoy sebagai pemeran utamanya. Dalam film ini, McAvoy berperan sebagai seorang yang penderita Dissociative Identity Disorder, atau seorang yang memiliki kepribadian ganda. Tidak tanggung-tanggung, tokoh yang diperankan oleh aktor James McAvoy ini diceritakan seorang yang memiliki 23 kepribadian yang ia miliki. Beberapa kepribadian yang bersifat antagonis akan berkomplot untuk menculik tiga orang gadis remaja yang ada saat itu, lalu setelah itu yang berjuang keras untuk menyelamatkan dirinya.

Film thriller Split mungkin saja dengan mudah membuat penonton merasakan ngeri saat mulai menyaksikan film thriller yang bersangkutan dengan psikologis ini di dalam bioskop yang memiliki suara yang besar dan juga sangat menegangkan dan layar yang besar siapa yang tidak akan merasakan ketegangan pada saat menontonnya. Namun tahukah kalian, ada sejumlah fakta yang menarik di balik pembuatan film thriller Split yang juga mungkin akan membuat kalian ini bergidik. Kira-kira apa saja kah itu? 

Terinspirasi dari Kisah Nyata Billy Milligan

Tidak hanya sebagai sutradara saja tetapi, M. Night Shyamalan juga bertindak sebagai penulis naskah pada film Thriller Split. Ia juga mengaku bahwa ia telah lama memikirkan sosok Kevin, karakter yang diperankan oleh James McAvoy pada film ini.

Dalam sebuah wawancara yang ada di Strait Times, ia juga mengaku sejak tahun 90-an ia telah terinspirasi dengan kisah nyata seorang yang bernama Billy Milligan. Pada kala itu, ia mendengar bahwa proyek mpo slot online pada film Billy Milligan tengah dikerjakan oleh sutradara James Cameron, yang di kemudian hari ia melepaskan proyek ini dengan alasan yang tidak diketahui.

“Aku sangat suka dengan tema sebuah film thriller DID ini sejak lama. Aku juga ingat bahwa sutradara James Cameron ini akan membuat film mengenai kepribadian ganda yang akan diadaptasi dari buku yang berjudul The Minds of Billy Milligan. Dan aku juga berpikir ‘Ya Tuhan, film ini akan keren sekali. Aku juga ingin membuat film yang seperti itu’,” ini kata Shyamalan.

Kisah nyata dari seorang yang bernama Billy Milligan, terbilang memang sangat miris. Pria yang kelahiran tahun 1955 itu kerap merasa kalau dia ini sering kehilangan waktu, yang di mana jam dan hari bisa akan cepat melompat secara tiba-tiba. Ia juga sering sekali dituduh melakukan berbagai hal yang tidak pernah ia lakukan sebelumnya, dan ia juga memiliki barang yang tidak pernah ia beli sebelumnya. Satu ketika ia ditangkap oleh polisi atas tuduhan seorang yang melakukan pemerkosaan, lalu sudah pasti akan ia sangkal dengan keras.

Dalam sebuah pemeriksaan kejiwaan yang ia jalani, ia ini didiagnosa oleh seorang psikiater mengalami dissociative Identity Disorder atau bisa dikatakan dengan orang yang memiliki kepribadian ganda. Namun, ada pula orang yang percaya kalau ia hanyalah seorang penipu ulung yang pandai sekali berakting didepan banyak orang. Seperti tokoh yang diperankan oleh Kevin, kepribadian yang dimiliki oleh Billy pecah menjadi 24 bagian, termasuk juga pada kepribadian yang ada pada wanita dan anak-anak. Film biopik Billy Milligan ini kabarnya tengah dikerjakan oleh sutradara, dan akan diperankan oleh aktor ternama Leonardo DiCaprio untuk memainkan peran sebagai pria yang yang bernama kevin ini.

Tangan Remuk James McAvoy

M Night Shyamalan mengakui bahwa aktor James McAvoy adalah pilihan yang sangat tepat untuk memerankan tokoh utama dalam film Split ini. McAvoy, ia nilai begitu sangat bersungguh-sungguh dalam mengeksekusi setiap adegan yang ada pada perannya dan yang akan menjadi tugasnya.

Ada kalanya, James McAvoy ini akan merasa kesal bukan kepalang karena ia merasa performanya untuk memerankan tokoh tersebut kurang maksimal. Salah satunya itu, pada saat ia akan bertransformasi dari satu karakter ke karakter lain, karena hal ini sangat sulit dan menurut McAvoy untuk memaksimalkan nya itu juga cukup sulit dan hal ini lah yang membuatnya merasa kesal karena tidak semaksimal mungkin .

“McAvoy ini sangat kelelahan pada saat ia melakukannya untuk pertama kali. Pada akhir shot aslinya, ia merasa hal ini sangat menantang untuk ia perankan,” ini yang dikatakan oleh Shyamalan.

Saking kesalnya, James McAvoy ini langsung saja ia meninju sebuah pintu yang ada di lokasi syuting. McAvoy ini mengira bahwa pintu yang ia tinju adalah bagian dari properti syuting saja, namun ternyata ia meninju pintu besi betulan yang ada di lokasi syuting. “Dia memukulnya sangat kencang dan pada akhirnya tangannya retak,tetapi diantara mereka tidak ada yang menyadari itu,” tutur kata Shyamalan.

Yang membuatnya semakin ngilu, yaitu James McAvoy tidak langsung pergi ke rumah sakit untuk merawat cedera yang ia alami di tangannya tersebut. McAvoy malah langsung terus melanjutkan syuting yang ia sedang jalankan. “Setelah kejadian tanganku yang retak itu aku menunggu tiga hari sebelum aku pergi ke rumah sakit untuk mengobati luka yang aku derita akibat memukul pintu besi itu. Aku juga tidak tahu kenapa aku melakukannya. Itu terdengar sangat bodoh sekali,” ini yang dikatakan oleh James McAvoy sambil tertawa tidak habis pikir.

Shyamalan juga menambahkan, ada satu adegan yang ada di dalam film tersebut yang memperlihatkan bahwa tangan McAvoy yang bengkak. Yaitu, pada adegan di kereta api, pada saat ia tengah menggunakan kacamata.

Vlog para Pengidap DID

Untuk mendalami peran yang sedang diperankan oleh James McAvoy sebenarnya ia sangat ingin sekali bertemu secara langsung dengan orang yang memiliki kepribadian ganda atau DID ini. Tapi sangat disayangkan, ia tidak bisa menemukannya secara langsung.

Untung saja, ada satu penyelamatnya yang bisa digunakan untuk mengetahui orang orang yang menderita DID, yaitu ada vlog dari seorang yang menderita kepribadian ganda yang ada di YouTube. Ia juga menemukan banyak sekali pasien kepribadian ganda yang membuat vlog tentang masing-masing yang ada pada kepribadian mereka. “Mereka ini semuanya menampilkan hal ini pada dunia bahwa kalau kami itu ada. Dan dalam video yang ada di youtube itu juga ada sebuah harapan, ada juga rasa ketakutan, dan juga ada mimpi,” ini yang dikata James McAvoy.

Akting James McAvoy

Ada satu suara yang seragam yang bisa saja disarikan dari berbagai ulasan dari para kritikus yang ada di film Split. Yakni, performa yang dimiliki oleh James McAvoy yang terbilang sangat cemerlang. James McAvoy sendiri mengaku bahwa ia memang begitu memperhitungkan dari berbagai aspek saat ia memerankan masing-masing dari karakter yang ada dalam film Split. Dalam sebuah wawancara yang ada di NBC News, James McAvoy ini menyebut bahwa ia sangat berhati-hati dalam memperlihatkan bahasa tubuh yang ia miliki dalam masing-masing karakter yang ia perankan. Misalnya untuk memerankan karakter Patricia, misalnya, ia akan berusaha untuk tampil lebih feminim sebisa mungkin.

“Aku akan memanjangkan leherku sepanjang mungkin hingga terlihat sedikit lebih jenjang. Lalu aku akan menurunkan pundakku agar tidak terlihat terlalu maskulin di karakter ini, lalu ia akan mengubah otot yang ia gunakan di tenggorokanku pada saat aku bicara, dan juga aku mengubah sudut yang dibentuk dari mulut dan juga mataku,” kata James

James McAvoy ini juga mengaku bahwa Hedwig adalah salah satu karakter yang paling sulit untuk peragakan. “Waktu untuk latihan aku tidak juga tampil secara bagus sebagai Hedwig. Sampai pada akhirnya syuting itu dimulai, jadi aku langsung berdoa saja semoga yang ini akhirnya akan kelihatan lebih bagus,” katanya james