CategoryFilm Thriller

Fakta Menarik Mengenai Film Thriller Split

Fakta mengenai film Split yang sepanjang bulan Januari 2016 yang lalu merajai box office yang ada di Amerika, pada akhirnya diputar di bioskop Indonesia. Para kritikus menyebut-nyebut bahwa film ini merupakan kebangkitan kembali dari karir sang sutradara, yang bernama M Night Shyamalan, yang beberapa waktu belakangan ini membuat film yang dicap sebagai film yang gagal. Film Split menampilkan tokoh James McAvoy sebagai pemeran utamanya. Dalam film ini, McAvoy berperan sebagai seorang yang penderita Dissociative Identity Disorder, atau seorang yang memiliki kepribadian ganda. Tidak tanggung-tanggung, tokoh yang diperankan oleh aktor James McAvoy ini diceritakan seorang yang memiliki 23 kepribadian yang ia miliki. Beberapa kepribadian yang bersifat antagonis akan berkomplot untuk menculik tiga orang gadis remaja yang ada saat itu, lalu setelah itu yang berjuang keras untuk menyelamatkan dirinya.

Film thriller Split mungkin saja dengan mudah membuat penonton merasakan ngeri saat mulai menyaksikan film thriller yang bersangkutan dengan psikologis ini di dalam bioskop yang memiliki suara yang besar dan juga sangat menegangkan dan layar yang besar siapa yang tidak akan merasakan ketegangan pada saat menontonnya. Namun tahukah kalian, ada sejumlah fakta yang menarik di balik pembuatan film thriller Split yang juga mungkin akan membuat kalian ini bergidik. Kira-kira apa saja kah itu? 

Terinspirasi dari Kisah Nyata Billy Milligan

Tidak hanya sebagai sutradara saja tetapi, M. Night Shyamalan juga bertindak sebagai penulis naskah pada film Thriller Split. Ia juga mengaku bahwa ia telah lama memikirkan sosok Kevin, karakter yang diperankan oleh James McAvoy pada film ini.

Dalam sebuah wawancara yang ada di Strait Times, ia juga mengaku sejak tahun 90-an ia telah terinspirasi dengan kisah nyata seorang yang bernama Billy Milligan. Pada kala itu, ia mendengar bahwa proyek mpo slot online pada film Billy Milligan tengah dikerjakan oleh sutradara James Cameron, yang di kemudian hari ia melepaskan proyek ini dengan alasan yang tidak diketahui.

“Aku sangat suka dengan tema sebuah film thriller DID ini sejak lama. Aku juga ingat bahwa sutradara James Cameron ini akan membuat film mengenai kepribadian ganda yang akan diadaptasi dari buku yang berjudul The Minds of Billy Milligan. Dan aku juga berpikir ‘Ya Tuhan, film ini akan keren sekali. Aku juga ingin membuat film yang seperti itu’,” ini kata Shyamalan.

Kisah nyata dari seorang yang bernama Billy Milligan, terbilang memang sangat miris. Pria yang kelahiran tahun 1955 itu kerap merasa kalau dia ini sering kehilangan waktu, yang di mana jam dan hari bisa akan cepat melompat secara tiba-tiba. Ia juga sering sekali dituduh melakukan berbagai hal yang tidak pernah ia lakukan sebelumnya, dan ia juga memiliki barang yang tidak pernah ia beli sebelumnya. Satu ketika ia ditangkap oleh polisi atas tuduhan seorang yang melakukan pemerkosaan, lalu sudah pasti akan ia sangkal dengan keras.

Dalam sebuah pemeriksaan kejiwaan yang ia jalani, ia ini didiagnosa oleh seorang psikiater mengalami dissociative Identity Disorder atau bisa dikatakan dengan orang yang memiliki kepribadian ganda. Namun, ada pula orang yang percaya kalau ia hanyalah seorang penipu ulung yang pandai sekali berakting didepan banyak orang. Seperti tokoh yang diperankan oleh Kevin, kepribadian yang dimiliki oleh Billy pecah menjadi 24 bagian, termasuk juga pada kepribadian yang ada pada wanita dan anak-anak. Film biopik Billy Milligan ini kabarnya tengah dikerjakan oleh sutradara, dan akan diperankan oleh aktor ternama Leonardo DiCaprio untuk memainkan peran sebagai pria yang yang bernama kevin ini.

Tangan Remuk James McAvoy

M Night Shyamalan mengakui bahwa aktor James McAvoy adalah pilihan yang sangat tepat untuk memerankan tokoh utama dalam film Split ini. McAvoy, ia nilai begitu sangat bersungguh-sungguh dalam mengeksekusi setiap adegan yang ada pada perannya dan yang akan menjadi tugasnya.

Ada kalanya, James McAvoy ini akan merasa kesal bukan kepalang karena ia merasa performanya untuk memerankan tokoh tersebut kurang maksimal. Salah satunya itu, pada saat ia akan bertransformasi dari satu karakter ke karakter lain, karena hal ini sangat sulit dan menurut McAvoy untuk memaksimalkan nya itu juga cukup sulit dan hal ini lah yang membuatnya merasa kesal karena tidak semaksimal mungkin .

“McAvoy ini sangat kelelahan pada saat ia melakukannya untuk pertama kali. Pada akhir shot aslinya, ia merasa hal ini sangat menantang untuk ia perankan,” ini yang dikatakan oleh Shyamalan.

Saking kesalnya, James McAvoy ini langsung saja ia meninju sebuah pintu yang ada di lokasi syuting. McAvoy ini mengira bahwa pintu yang ia tinju adalah bagian dari properti syuting saja, namun ternyata ia meninju pintu besi betulan yang ada di lokasi syuting. “Dia memukulnya sangat kencang dan pada akhirnya tangannya retak,tetapi diantara mereka tidak ada yang menyadari itu,” tutur kata Shyamalan.

Yang membuatnya semakin ngilu, yaitu James McAvoy tidak langsung pergi ke rumah sakit untuk merawat cedera yang ia alami di tangannya tersebut. McAvoy malah langsung terus melanjutkan syuting yang ia sedang jalankan. “Setelah kejadian tanganku yang retak itu aku menunggu tiga hari sebelum aku pergi ke rumah sakit untuk mengobati luka yang aku derita akibat memukul pintu besi itu. Aku juga tidak tahu kenapa aku melakukannya. Itu terdengar sangat bodoh sekali,” ini yang dikatakan oleh James McAvoy sambil tertawa tidak habis pikir.

Shyamalan juga menambahkan, ada satu adegan yang ada di dalam film tersebut yang memperlihatkan bahwa tangan McAvoy yang bengkak. Yaitu, pada adegan di kereta api, pada saat ia tengah menggunakan kacamata.

Vlog para Pengidap DID

Untuk mendalami peran yang sedang diperankan oleh James McAvoy sebenarnya ia sangat ingin sekali bertemu secara langsung dengan orang yang memiliki kepribadian ganda atau DID ini. Tapi sangat disayangkan, ia tidak bisa menemukannya secara langsung.

Untung saja, ada satu penyelamatnya yang bisa digunakan untuk mengetahui orang orang yang menderita DID, yaitu ada vlog dari seorang yang menderita kepribadian ganda yang ada di YouTube. Ia juga menemukan banyak sekali pasien kepribadian ganda yang membuat vlog tentang masing-masing yang ada pada kepribadian mereka. “Mereka ini semuanya menampilkan hal ini pada dunia bahwa kalau kami itu ada. Dan dalam video yang ada di youtube itu juga ada sebuah harapan, ada juga rasa ketakutan, dan juga ada mimpi,” ini yang dikata James McAvoy.

Akting James McAvoy

Ada satu suara yang seragam yang bisa saja disarikan dari berbagai ulasan dari para kritikus yang ada di film Split. Yakni, performa yang dimiliki oleh James McAvoy yang terbilang sangat cemerlang. James McAvoy sendiri mengaku bahwa ia memang begitu memperhitungkan dari berbagai aspek saat ia memerankan masing-masing dari karakter yang ada dalam film Split. Dalam sebuah wawancara yang ada di NBC News, James McAvoy ini menyebut bahwa ia sangat berhati-hati dalam memperlihatkan bahasa tubuh yang ia miliki dalam masing-masing karakter yang ia perankan. Misalnya untuk memerankan karakter Patricia, misalnya, ia akan berusaha untuk tampil lebih feminim sebisa mungkin.

“Aku akan memanjangkan leherku sepanjang mungkin hingga terlihat sedikit lebih jenjang. Lalu aku akan menurunkan pundakku agar tidak terlihat terlalu maskulin di karakter ini, lalu ia akan mengubah otot yang ia gunakan di tenggorokanku pada saat aku bicara, dan juga aku mengubah sudut yang dibentuk dari mulut dan juga mataku,” kata James

James McAvoy ini juga mengaku bahwa Hedwig adalah salah satu karakter yang paling sulit untuk peragakan. “Waktu untuk latihan aku tidak juga tampil secara bagus sebagai Hedwig. Sampai pada akhirnya syuting itu dimulai, jadi aku langsung berdoa saja semoga yang ini akhirnya akan kelihatan lebih bagus,” katanya james

Film Thriller yang Penuh dengan Misteri & Teka-Teki yang Tidak Mudah Ditebak

Film Thriller dan film horor adalah dua genre yang sangat berbeda yang perlu kalian ketahui. Thriller adalah film dengan memiliki cerita yang sangat seru yang penuh dengan aksi yang sangat menantang, sedangkan untuk film horor akan cenderung lebih memancing emosi ketakutan yang kalian punya. Kedua genre pada film ini akan sama-sama memberikan sensasi yang luar biasa beragam suasana kepada kalian. Hal yang sama tapi tidak serupa rasanya. Film yang memiliki genre thriller ini bisa buat kalian merasakan ngeri dan juga rasa tegang karena adegan yang ada di film ini sangat menantang.

Serta, film thriller yang sangat terbaik juga dapat membuat jantung kalian akan berdebar-debar sangat kencang. Film thriller ini menggunakan cara yang tidak terduga yang diberikan oleh sang sutradara hal ini yang membuat filmnya sangat menantang dan juga pasti berbeda-beda, entah itu ada di adegan yang menantang atau ada adegan seru atau pada saat suasana yang sangat mengerikan.

Nah, berikut ini ada sejumlah film barat thriller yang terbaik yang wajib kalian saksikan jika kalian suka dengan hal yang bisa menantang adrenalin kalian dan hal yang membuat jantung kalian berpacu lebih cepat.

Shutter Island Film Tahun 2010

Film yang pertama adalah film Shutter Island yang pertama kali dirilis pada tahun 2010. Film ini yang disutradarai oleh Martin Scorsese dengan berbagai aktor yang ternama dan juga aktor yang sangat terkenal seperti aktor Leonardo DiCaprio, Mark Ruffalo, dan Ben Kingsley.

Film thriller Shutter Island ini memiliki sebuah kisah tentang dua orang yang berasal dari Marsekal A.S. yang bernama Daniels dan Chuck yang pada saat itu mengunjungi tahanan yang mengalami gangguan mental atau pasien sakit jiwa untuk melakukan sebuah penyelidikan terhadap hilangnya seorang pasien yang bernama Rachel.

Film shutter ini sangat menegangkan mulai dari awal cerita yang mereka miliki hingga akhir film, tentunya film ini akan banyak sekali plot twist yang bisa bikin kalian ini merasa tercengang atas apa yang terjadi di film ini.

Film Shutter Island mampu menjadi salah satu film thriller yang paling terbaik di tahun 2010 yang sudah ditetapkan oleh National Board of Review sebagai film thriller yang memiliki banyak sekali peminatnya untuk menonton film tersebut.

Bahkan menurut Jaka, film thriller Shutter Island ini adalah salah satu film psychological thriller yang paling terbaik yang wajib untuk kalian saksikan. Jadi jika kalian yang sangat menyukai film thriller mungkin kalian belum menonton film ini kalian bisa langsung cus untuk menontonnya dan rasakan sensasi menegangkannya.

The Silence of the Lambs Film Tahun 1991

Apa yang akan kalian pikirkan jika kalian mendengar kata kanibal? Hal ini cukup mengerikan dan bikin kalian merasa terheran-heran bukan, apakah benar ada orang yang seperti itu atau masih banyak lagi pikiran yang akan datang kepikiran kalian? Nah, film the silence of the lambs ini adalah film yang berkisah kan tentang tokoh psikopat yang di filmnya ini akan berceritakan tentang seorang FBI yang bernama Clarice Starling yang dikirim untuk bertemu langsung dengan pembunuh psikopat sekaligus seorang kanibal, yang bernama Hannibal.

Film thriller yang berjudul  The Silence of the Lambs disutradarai oleh Jonathan Demme dan juga film tersebut dibintangi oleh sejumlah aktor yang legendaris seperti Jodie Foster, Anthony Hopkins, Scott Glenn, dan aktor legendaris lain nya yang berkesempatan untuk memerankan orang orang yang ada di film tersebut. Film thriller ini juga berhasil memenangkan berbagai penghargaan yang film itu dapatkan seperti penghargaan Best Picture, Best Director, bahkan juga film ini mendapatkan penghargaan Golden Globe. Sangat cocok untuk disebut sebagai film thriller yang terbaik dalam sejarah peradaban!

Jaws Film Thriller Tahun 1975

Selanjutnya adalah film thriller Jaws film yang sangat terkenal dengan adegan hiu yang sangat mengerikan. Meskipun film ini sudah ada sejak lama sekali bahkan sudah ada puluhan tahun dan memiliki kualitas gambar yang tidak sejernih seperti sekarang ini namun film ini memiliki kualitas yang sangat luar biasa menegangkan dan kalian akan merasakan sensasi yang ada di film ini. Film ini pertama kali rilis pada tahun 1975 dan film ini disutradarai oleh Steven Spielberg. Film thriller ini diadaptasi dari sebuah novel yang berkisah tentang serangan ikan hiu yang sangat ganas yang berada di kawasan Amity Island. Kisah film thriller  ini sangat mengerikan, hingga mampu menjadi salah satu film yang paling terlaris di dunia pada tahun itu. Selain itu juga, film Jaws juga sempat memenangkan sebuah penghargaan dari Academy Awards untuk nominasi Best Film Editing, Best Original Dramatic Score, dan Best Sound. Wow Mantap!

Split Film Tahun 2016

tidak berhenti pada film thriller The Silence of the Lambs, ada juga film Split yang dirilis pada tahun 2016 dan film ini sangat berhasil menakuti para penontonnya dengan cerita yang sangat mengerikan.

Film thriller split ini disutradarai oleh M. Night Shyamalan ini yang memiliki kisah tentang seorang pria yang memiliki kelainan mental berupa multiple personality disorder atau orang yang memiliki kepribadian ganda yang sangat mengerikan dengan MPD yang ia miliki.

Pria ini memiliki 24 kepribadian dan salah satunya adalah seorang The Beast kepribadian yang satu ini itu yang sangat berbahaya. Film thriller ini sangat berhasil untuk memenangkan penghargaan Villain of the Year dan juga penghargaan Best Actor. Dengan ini, film thriller Split menjadi film thriller yang paling terbaik pada 2016 yang wajib untuk kalian saksikan! Karena film ini akan membuat siapa saja merasakan ketegangan yang amat sangat.

Saw Film Thriller Tahun 2004

Nah, kalau film thriller yang terbaik yang satu ini cukup menantang kalian dan juga film ini sangat sadis. Apa lagi kalau bukan film Saw yang dirilis pada tahun 2004 lalu dengan disutradarai oleh sutradara yang ternama yaitu James Wan.

Film thriller ini berkisahkan tentang sebuah hukuman yang sangat sadis untuk orang yang dikatakan ‘bersalah’. Berbagai peralatan dan juga ada banyak tantangan yang sangat mengerikan bisa kalian temukan dalam film saw ini. Film saw ini memiliki season hingga 8 yang mulai dari tahun 2004 hingga tahun 2017. Film saw yang ada pada tahun 2017 diberi nama jigsaw. Yang membuat film ini sangat mengerikan adalah banyak sekali adegan penuh darah yang akan kalian saksikan dari awal film hingga akhir film kalian akan merasa ngilu jika kalian menontonnya, dan jika kalian yang tidak bisa melihat adegan penuh darah sebaiknya kalian tidak perlu menontonnya karena film ini benar benar dipenuhi oleh adegan darah dari awal hingga akhir. Jika kalian tetap memaksakan untuk menonton film tersebut kalian harus siap siap untuk tidak bernafsu dengan makanan yang akan kalian santap karena akan terus kepikiran tentang darah.

Bagian yang paling menarik yang berada di si film saw I ini bagian yang dua orang tersebut terkurung di sebuah ruangan yang salah satu kaki nya di borgol dan kunci nya ada ditempat yang tidak kalian sangka, dan kalian disuruh untuk membunuh salah satu nya menggunakan rokok yang dilumuri oleh darah yang sudah terkontaminasi dengan racun, jika mereka berpura pura melakukan hal tersebut maka mereka akan di setrum dari borgol tersebut, hingga akhirnya pintu terbuka tetapi mereka tidak bisa keluar karena kaki nya di borgol dan salah satu dari mereka nekat yang sangat ekstrim, ada benda gergaji yang kecil yang biasanya digunakan untuk memotong besi yang kecil nah gergaji tersebut ia gunakan untuk memotong kaki nya yang terkena borgol hingga putus lalu ia meninggalkan orang lain didalam ruangan itu hingga membusuk.

Film Saw ini sangat berhasil memenangkan sejumlah penghargaan seperti pada penghargaan Choice Movie: Thriller, Best Frightened Performance, hingga Special Jury Prize.

Serial Thriller Terbaik dari Indonesia

-) Dari hadirnya beberapa serial horor maupun Thriller yang mungkin kalian baca di bawah ini sudah menjadi sebuah proyek atas adaptasi yang ada. 

-) Nah sebagian besar dari hadirnya serial Indonesia ini sudah memuat atas adegan berdarah-darah yang memang terbaik untuk bisa kalian tonton. 

-) Serial Thriller ini sendiri memang sudah terekomendasi dan menjadi tontonan menarik bersama-teman kalian atau yang dekat dengan kalian dan terutama sekali yang hobi sekali untuk bisa memecahkan setiap masalah untuk genre Thriller itu sendiri. 

Jika berbicara mengenai dunia Perfilman yang ada di Indonesia, pastinya kalian akan selalu saja mengingat adanya konflik serial di 

Indonesia pada pembahasan Cinta dan Harta saja bukan ? … nah ini semua salah gengs, dimana dari beberapa serial yang ada di Indonesia sendiri berani dan mampu untuk mendobrak langsung batasan sehingga bisa memunculkan konflik yang sangat Gila Nan Berdarah-darah. 

Asal mula dari konflik yang diadakan sangat amat variatif sekali. Memang sih ada yang masih menyangkut dengan dunia percintaan dan harta, namun efeknya akan jauh lebih kompleks adanya. Konsekuensi ini juga sangat gila, karena ada sebagian diantaranya yang melakukan MUTILASI TUBUH ! PEMUJAAN SETAN ! dan hal-hal super creepy lainnya. Untuk kalian yang sangat Phobia akan adanya darah yang mengalir cukup banyak, maupun melihat perilaku manusia yang tidak wajar. Maka hati-hati saja dengan beberapa film Thriller Indonesia ini yang di khususkan sekali di buat bagi kalian yang memiliki nyali besar saja. Seperti apa sih rekomendasi yang bisa kami berikan ke kalian semua ? yuk cek sekarang juga ! 

Film Thriller Indonesia : Brata 

Eits, ini masuk ke dalam film yang Criminal Minds atau Criminal yang ada di Indonesia lho. Intinya sesuai si dengan ekspektasi kita pastinya dengan kata-kata Criminal itu sendiri. Dalam serial Thriller ini, kalian tidak hanya akan disuguhkan oleh adegan-adegan pembunuhan yang dipenuhi oleh darah, namun adegan seperti Mutilasi hingga bikin kalian tidak nafsu makan juga akan hadir dalam serial film Thriller ini. Walau begitu, Pesona dari film Brata ini tak hanya dari sisi Adegan Horor itu saja kok, masih ada beberapa adegan lainnya yang membuat film Barata ini menjadi menarik untuk bisa kalian tonton nantinya. 

Brata sendiri adalah Polisi dengan masa lalu yang dimiliki sangat amat kelam dimana, dirinya harus bisa berdamai dengan hidupnya. Mereka harus bisa mengadili penjahat dengan seadil-adilnya dan tentu saja harus berurusan dengan perasaan dari Cinta Diam-Diamnya ke Vera, yakni seorang Dokter Forensik yang ternyata menjadi pejabat yang Korupsi. 

Dimana untuk Film Brata ini sendiri sudah masuk sebagai film dengan Genre Thriller Cerdas, yang mana potongan-potongan dari tubuh yang di mutilasi dari serial ini ternyata tak hanya dari 1 orang saja, melainkan dari ?….. jawaban ini bisa kalian temui dengan langsung menonton film Brata itu sendiri ya gengs. 

Film Thriller Indonesia : Omen 

Kisah ini menyangkut atas Tragisnya Saudara Kembar. Dimana untuk Serial dari Thriller ini memang mengadaptasi Novel Lexie Wu yang mana telah masuk ke dalam daftar tontonan favorit dari Indonesia, lebih lagi jika kalian memang sangat amat senang dengan adanya Film maupun Serial yang menegangkan serta sangat penuh dengan adanya berbagai macam hal mistis. 

Bagaimana di saat kalian tahu bahwa orang yang sudah kalian taksir ini ternyata malah suka dengan sahabat maupun kembaran dari kalian sendiri ? pastinya akan sangat nyesek dan patah hati banget dong ! nah serialnya sendiri memang menceritakan mengenai Erika yang mendapatkan perlakuan tidak adil oleh sang mama maupun kembarannya bernama Eliza. Dirinya mendapatkan tuduhan atas pertanggung jawaban saat sang ayah terpeleset hingga meninggal. Dan diantara kebencian keduanya juga sudah menimbulkan perseteruan yang mengarah pada kejadian-kejadian super menegangkan. 

Film Thriller Indonesia : Kisah Tanah Jawa 

Serial yang satu ini melekat akan kebudayaan Tanah Jawa yang ada di Yogyakarta. Dimana ada sekitar 15 Episode yang menceritakan kumpulan hal-hal mistis yang pastinya membuat kalian bisa mimpi buruk nantinya. Sudah tidak akan asing lagi pastinya bagi kalian dengan Film yang berbentuk Serial Thriller itu sendiri. Nah Kisah Tanah Jawa sendiri menjadi nama dari akun Twitter yang sudah mengeluarkan banyak sekali buku mengenai Urban Legend yang sangat mengerikan apstinya. Buku-buku ini telah menceritakan adanya setiap urban Legend dengan deskripsi yang terperinci, yang akan membuat kita mampu percaya jika Kuntilanak Merah – Bank Mistis dan berbagai macam hal-hal tersebut nyata adanya. 

Selain dari adanya buku tersebut, rupanya Kisah Tanah Jawa juga memiliki akun Youtube lho dan cukup laris sekali. Nah dikarenakan adanya kisah-kisah yang telah ditawarkan disukai banyak orang, dari sinilah bisa dibuat sebagai serial Horor Thriller dengan adanya judul yang sama. Jadinya untuk kalian yang sangat lemah hati, bisa berhati-hati dengan serial Thriller yang satu ini. Banyak sekali ritual Seram – lalu Setan Setan Jahat yang berkeliaran – hingga segala macam teror yang pastinya bisa membuat kalian jadi takut untuk membuat mimpi buruk dalam hidup kalian. 

Film Thriller Indonesia : Tunnel 

Ini menjadi serial Thriller hasil remake yang tidak akan kalah gelap dari Thriller Indonesia lainnya. Remake yang hadir dari serial film ini adalah remake langsung dari negara Korea dengan judulnya sendiri masih sama. Untuk tokoh utamanya sendiri adalah Tigor, yang mana dirinya sudah terlempar ke masa lalu setelah dirinya bisa melewati sebuah terowongan yang nyata. Dirinya juga barus saja bisa kembali setelah benar-benar bisa menyelesaikan sebuah kasus pembunuhan berantai yang ada di Yogyakarta. 

Nuansa yang sangat kelam ini benar-benar akan terlihat disini. Alih-alih dari Menjiplak semua elemen yang ada di dalam Tunnel untuk Versi Korea Selatan, maka Tunnel Indonesia mampu untuk mengeliminasi beberapa saja dan tidak sesuai dengan menambahkan sentuhan-sentuhan yang ada di Indonesia banget. Pokoknya akan membuat kalian parno deh saat berjalan di malam hari, karena masih ada unsur khas dari Indonesianya di dalam serial film Thriller ini. Sebelumnya memang sudah di nyinyir oleh para Netizen Indonesia jika film ini akan lebay, padahal aslinya jika kalian menonton filmnya akan melihat isi dari film ini padat dan tidak akan berbelit-belit. 

Film Thriller Indonesia : Killer Express 

Mungkin ini sudah masuk ke dalam sebuah ekspektasi yang real sekali lho. Jika sebelumnya kalian sudah pernah menonton Film The Raid 2, maka kalian tidak akan bisa lupa dengan aksi dari wanita cantik bernama Julie Estelle ini yang berperan sebagai seseorang yang berdarah dingin. Killer Express ini mampu memberikan fokus terhadap tokoh pembunuh gesit yang sudah terinspirasi dari karakter Hammer Girl. 

Dan mungkin sebaiknya jika kalian tidak nonton ini selagi kalian makan, sebab akan banyak sekali menyuguhkan adegan yang sangat berdarah. Adegan dari Fighting ini sendiri juga sudah dilakukan oleh setiap pemain yang mungkin saja akan membuat kalian sangat amat ngilu. Namun untuk kalian yang memang sangat senang dengan adanya tampilan pada aksi Gore, maka Killer Express ini bisa menjadi rekomendasi kalian lho. Di tambah lagi dari akting yang diperankan oleh Julie Estelle benar-benar mantap sekali deh ! 

Untuk kalian yang ingin menonton serial film Thriller ini sendiri dengan melalui Platform Video on Demand dan beberapa ada juga yang menggunakan platform dari Iflix kok. Jadi, jangan lupa uji ketegangan sekarang juga dari Serial Thriller yang ada disini.

Kalian Lebih Milih Jadi Tim Insidious atau Tim Conjuring ?

Seperti biasa, kalau saya hadir kembali berarti disini saya akan membawakan film Thriller ataupun film Horor terbaik untuk kalian semua. Namun untuk kali ini maaf sekali, karena saya lebih tertarik untuk membahas perbandingan keseraman antara film Insidious atau Conjuring ya ? dalam hal ini masih masuk kedunia rekomendasi karena, saya sendiri masih menyebutkan judul film genre Horor tersebut. Cuma kalau kalian rasa harus diselipkan adanya beberapa rekomendasi, maka kami akan berikan rekomendasi film Thriller seperti :

> Don’t Breathe – Ready Or Not – Ouija – The Curse of La Llorona 

> Poltergeist – Get Out – Us – Happy Death Day dll. 

Itu sedikitnya yang masih bisa saya selipkan sedikit untuk kalian semua yang memang menunggu rekomendasi dari saya. 

Sebelumnya memang kami sudah membahas Insidious Chapter 1 sampai dengan The Last Key, namun untuk kali ini kami akan memberikan perbandingan diantara kedua film tersebut. Jika memang disuruh memilih, kalian lebih pro keseraman yang ada di film Insidious atau di Conjuring ? kalau saya pribadi sama-sama saja si, cuma waktu nonton film The Nun atau lanjutan dari Conjuring saya sempat tidur di awal-awal film padahal itu di dalam Bioskop. Biasanya si, karena memang menurut saya cerita awalnya membuat ngantuk gitu, cuma sesaat masuk di pertengahan saya mulai terbangun dan menonton semua ketegangan yang ada. Untuk itu, coba kita lihat kalian apakah pro menjadi Tim Insidious atau Tim Conjuring ? Markihu alias Mari Kita Cari Tahu semua infonya pada bacaan yang ada di bawah ini. 

 

Melihat dari Segi Hantu pada Filmnya 

Film Conjuring – untuk seri awalnya dirilis langsung pada tahun 2013. Dimana film ini langsung mengangkat kisah nyata dari pasangan Paranormal Penyelidik yang berasal dari Amerika yakni Ed dan Lorraine Warren yang diperankan langsung oleh Vera Farmiga dan juga Patrick Wilson. Untuk film pertamanya, sutradara yang bernama James Wan ini mengangkat kisah Ed dan juga Lorraine dalam mengalahkan adanya Roh Jahat yang sedang menghantui rumah milik keluarga Perron di kawasan Harrisville – Rhode Island. Pada akhirnya, Lorraine ini mengetahui adanya hantu yang menggangu bernama “ Bathsheba “ atau seorang penyihir yang memang sudah mengorbankan bayinya ini pada iblis lalu melakukan bunuh diri di tahun 1863. Sebelum dirinya melakukan hal keji ini, dirinya sudah mengutuk semua orang yang memang berani untuk mengambil rumah serta tanah yang dimilikinya. 

The Conjuring Universe explained

Lalu pada film keduanya The Conjuring yakni tahun 2013, pasangan E3d dan juga Lorraine Warren dipaksa untuk melakukan penerbangan ke Enfield – Inggris setelah mendapatkan kabar telefon dari keluarga Hodgson. Demi membantu keluarga tersebut, dirinya bersama suaminya itu harus rela melawan iblis atau roh jahat yang memiliki wujud seperti Suster Gereja dan bernama Valak yang sangat amat kuat. Dan hal ini tentu saja berbeda dengan apa yang ada di film Insidious. 

Film Insidious – sama-sama menampilkan alur dari adanya kisah paranormal namun tidak dari kisah nyata. Disini terdapat 1 tokoh yang bernama Elise adalah satu-satunya paranormal yang memang disediakan dari Insidious Chapter 1 hingga Chapter 4 atau The Last key yang sudah dirilis sejak tahun 2010 silam. Di filmnya sendiri Elise harus berjuang mati-matian dalam mengalahkan Roh Jahat bermuka Merah yang sedang menyandera seorang Bocah Indigo bernama Dalton di dunia astral tersebut. Elise yang merasa kesulitan akhirnya meminta bantuan pada Josh ayah dari Dalton agar masuk ke dalam dunia tersebut lalu menarik kembali roh anaknya ke dunia nyata. 

Insidious 4 Trailer Reveals “Further” Elise Backstory and New Ghosts

Namun di Chapter 2, ada sebuah penjelasan Josh tidak pernah kembali lagi ke dunia nyata dan justru hantu bernama Black Bride lah yang sudah merasuki tubuh si Josh ini. Hingga masuk kedalam Chapter 3, dimana ini adalah hantu pembawa oksigen bernama Man Who Can’t Breathe yang masih ada hubungannya dengan iblis bermuka merah dan wanita pemakai baju pengantin serba hitam. Sampai akhirnya, muncul film Insidious Chapter 4 yang mana terdapat hantu yang memiliki jari menyerupai kunci dari pintu yang berwarna merah dan senang sekali menyandera jiwa-jiwa. 

Kalau dari beberapa situs yang ada seperti kumparan.com sendiri The Conjuring ini mampu mengalahkan Insidious dari segi keseraman hantunya. Kalau dari saya pribadi masih lebih pro ke Insidious karena, hantunya ini memang klasik tapi dari segi kemunculan membuat tegang dan tidak terduga sama sekali. Well, beda orang sekali lagi saya tekankan akan beda persepsi juga. 

 

Bermain dengan Plot Cerita Filmnya !

The Conjuring – well, filmnya selalu diangkat dari kisah nyata dari paranormal yang sudah terkenal di Amerika Serikat bernama Ed dan Lorraine. Pasangan ini memang sudah dikenal sejak tahun 70 hingga 80an. Dengan kasus-kasus besar yang mereka tangani seperti : Rumah Hantu Amityville, Boneka Annabelle yang sampai detik ini dimuseumkan, dan terakhir adalah hantu Enfield yang ada di Inggris. 

After The Conjuring 3: 5 Horror Subgenres The Conjuring Universe Should Explore In The Future - CINEMABLEND

Dalam hal ini sebenarnya tidak ada plot yang benar-benar menyambung dari filmnya namun, untuk Origin Annabelle masih ada sedikit kesinambungan. Semua yang ada di dalam filmnya memang lebih banyak mengenai kisah nyata dari pengusiran setan yang dilakukan langsung oleh Ed dan juga Lorraine sehingga bisa memudahkan tim produksi untuk bisa menciptakan adanya serial Film The Conjuring yang baru. 

Film Insidious – untuk film ini memang full adalah karangan semata pada umumnya, tidak ada satupun karakter yang ada di dalam film tersebut hadir di dunia nyata. Akan tetapi, dari film ini yang membuatnya menarik adalah plot yang dibuat akan selalu berputar disekitar karakter yang memang Elise alami sebagai sang paranormal atau tokoh utama dari film Insidious 1 hingga chapter 4. Nyatanya dalam film ini terdapat benang merah yang memang sangat mengejutkan dan juga menarik sekali untuk bisa kalian ikuti. 

Insidious The Last Key – JalaStoria.id

Dari segi ceritanya saja, serial film Insidious ini sudah jelas-jelas mengalahkan adanya kehadiran dari film The Conjuring lho. Tim produksi yang dimiliki oleh film Insidious ini benar-benar berhasil untuk menyatukan atau membuat keselarasan antara alur 1 dengan alur dari chapter lainnya. Dan ini Great atau benar-benar hebat! Sedangkan dari film The Conjuring, hanya sebuah rangkaian dari kisah nyata Ed dan Lorraine Warren yang lalu digambarkan kembali dan diceritakan melalui visual jauh lebih nyata. 

 

Perbedaan Pendapatan dari 2 Film Ini !

Film dari The Conjuring sendiri adalah sebuah seri film Horor yang mana awal rilis sejak tahun 2013 lalu didistribusikan oleh New Line Cinema milik dari Warner Bros. dengan budget yang dimiliki adalah Rp 367 miliar dan film The Conjuring sendiri berhasil mendapatkan keuntungan sampai dengan 4,2 Triliun rupiah. Dikarenakan kesuksesannya tersebut, akhirnya tahun 2014 sutradara bernama James Wan menggarap film origin dari boneka Annabelle. Walau tidak begitu menjanjikan untungnya, tetap saja musik serta jumpscare pada scene di Film Annabelle berhasil untuk mendatangkan keuntungan besar senilai Rp 3,4 Triliun. 

Terus menerus mendapatkan keuntungan, disini New Line Cinema akhirnya datang lagi dengan mempercayakan James Wan untuk menyutradarai film The Conjuring 2 “ namun sayangnya, film kedua dari Origin Annabelle yang berjudul Annabelle Creation 2017 ini, James Wan harus digantikan langsung oleh David F. Sandberg. 

Lalu masuk ke dalam film Insidious yang mana sudah dirilis sejak tahun 2010, yang mana berhasil mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1,2 Triliun rupiah. Film yang sama-sama disutradarai oleh James Wan ini kembali datang tahun 2013 silam dengan judul Chapter 2 dan keuntungannya sendiri mencapai Rp. 2,2 Triliun. Walau mendapatkan keuntungan yang nyata besarnya, tetap saja Film District tidak lanjut mendistribusikan Insidious 3 tahun 2015. Selain itu, James Wan sendiri sebagai sang sutradara di 2 film pertamanya melimpahkan langsung tugasnya ke Leigh Whannel yang awalnya saja hanya membantu sebagai seorang penulis naskah. 

Namun sampai pada chapter 3 harus disayangkan karena, tidak bisa mendulang kesuksesan yang besar dan alhasil Focus Features tidak lagi melanjutkan untuk mendistribusikan seri film Insidious dan juga Universal Pictures mendistribusikan seri terakhirnya dengan judul The Last key. Namun jika melihat total yang ada, memang The Conjuring berhasil mengalahkan Insidious dari pendapatan yang ada dibandingkan dengan Insidious yang meraih Rp. 4,9 triliun dalam semua total chapternya. Tapi, Serial Insidious masih mampu dalam menyuguhkan adanya cerita dengan benang merah yang apik serta menarik.

Kupas Tuntas Film Insidious 1 Hingga Last Chapter

Halo semuanya, balik lagi sama saya nih yang akan membawakan beberapa rekomendasi film Thriller maupun Horor terbaik yang pernah saya tonton sebelumnya sampai dengan mengupas beberapa alur cerita yang ada di dalamnya. Kebetulan banget nih, hari ini saya akan membahas film Horor dan sedikit ada sangkut pautnya dengan Thriller atau teka teki misterius mencekam di dalamnya. Sama seperti sebelumnya, saya sudah membahas mengenai film Netflix yang happening banget berjudul “ Girl From Nowhere “ atau menyebutnya film si “ Nanno Na Khan “. Kurang lebihnya saya juga akan membahas film Insidious sama seperti artikel sebelumnya namun dengan tuntas. Tenang, nantinya review dari film si Nanno akan saya bahas sampai tuntas yakni part 13 di lain waktu ya gengs. 

Balik lagi pada topik pembahasan, dimana film Insidious saat rilis untuk pertama kalinya yang berarti Chapter 1 ini sudah laris di pasaran industri Perfilman yang ada di dunia, tanpa terkecuali di Indonesia. Dengan genre Horor, film ini benar-benar apik dari segala settingnya. Debut yang dikerjakan oleh Sutradara ternama James Wan memang tidak boleh dianggap remeh serta, sejak peluncuran pertamanya film ini sukses membuat namanya melambung tinggi. 

Dari film insidious Chapter 1 “ Paranormal Activity and Saw “ pembuatnya, sampai dengan chapter ke 4 yang berjudul The Last Key nyatanya mampu membuat semua orang deg-degan, merinding, dan terbawa suasana sedih dari beberapa alur ceritanya. Ya terutama si pas Chapter 3 ya, yang kehilangan sosok ibu lalu ingin memanggil lagi malah jadi Jurig lain yang kepanggil. Untuk bisa mengetahui lagi kemasan pada film ini, mari saya ajak ulang kupas tuntas memori kalian pada film insidious ini !

 

Insidious Chapter 1 – Paranormal Activity and Saw 

Untuk Chapter 1, sudah rilis sejak tanggal 1 April tahun 2011 silam di Amerika Serikat. Filmnya sendiri menceritakan mengenai keluarga Josh Lambert ( Patrick Wilson ) dan juga Istrinya Renai ( Rose Byrne ) yang benar-benar baru saja pindah ke rumah baru bersama anak-anak mereka. Anaknya yang bernama Dalton ( Ty Simpkins ), ternyata memiliki kemampuan di dalam melakukan Astral Projection dengan suatu keadaan yang dimana rohnya ini bisa keluar dari tubuh kemudian langsung saja pergi ke alam lain yang disebut langsung dengan The Further. 

Yang sangat disayangkan dalam hal ini roh jahat selalu saja mengganggu dan memberikan teror ke keluarganya tersebut. Tujuan utama roh ini tentu saja hanya ingin mengambil alih semua tubuh Dalton agar nantinya si roh jahat ini bisa kembali hidup. Mereka semua dihantui oleh Roh Jahat yang mana disebut langsung dengan Red Faced Demon atau “ Iblis dengan Wajah Merah “.

Pin by Florian on Well, There Goes My Good Dreams... | Super scary movies,  Best horror movies, Scary movies

Dikarenakan merasa tidak sanggup, akhirnya Ibu dari Josh memanggil langsung seorang cenayang yang kita tahu adalah Elise ( Lin Shaye ) yang akan membantu untuk mengusir roh jahat tersebut. Di sini Elise tentu saja tidak sendiri, tentunya di bantu dengan 2 asistennya yang kocak bernama Specs ( Leigh Whannell ) dan Tucker ( Angus Sampson ). Film ini ada semi Komedinya si dari kedua asisten super kocak si Elise ini.  Biaya dari film Produksi dengan durasi 102 menit mencapai US$ 1,5 juta atau di Indonesia setara dengan Rp. 20,1 Miliar Rupiah. Walau begitu keuntungan filmnya mencapai Rp. 1,3 Triliun dari penayangan seluruh dunia. 

> 66% Rotten Tomatoes yang berarti 164 orang memberikan respon positif pada filmnya.

> Nilainya sendiri adalah 6/10, dan dalam kategori Horror maupun Thriller tidak jelek dan masih standar bagus lho. 

> Awards : Kategori Best Horror Film and Best Supporting Actress. 

Sekuel Insidious  Chapter 2

Berhasil pada chapter 1, sutradara ini membuat sekuel Insidious Chapter 2 di tahun 2013 silam. Karena ini sekuel atau masih ada sambungannya dengan Chapter 1, at least sutradaranya masih sama, aktor dan aktrisnya pun juga masih sama seperti Chapter 1. Dirilisnya sendiri sejak tanggal 13 September tahun 2013 yang mana kisahnya sendiri masih tentang Josh yang mana sama-sama mengalami hal serupa dengan anaknya yang bernama Dalton. Masih dibantu oleh Elise untuk bisa mengusir roh jahat tersebut, di dalamnya kali ini diisi oleh sosok jahat namun bukan Iblis dengan Wajah Merah akan tetapi sosok ini dikenal dengan nama The Bride in Black yang selalu memakai baju pengantin yang semuanya serba Hitam. 

Image gallery for Insidious: Chapter 2 - FilmAffinity

Film yang berasal dari rumah Produksi Blumhouse Productions dengan distributor Film District sudah memiliki budget serta keuntungan besar pada film ini yakni : Pengeluaran > Rp. 67, 1 Miliar = Pemasukannya > Rp. 2,1 Triliun rupiah. Namun yang sangat disayangkan, untuk sekuel kedua bagi para pecinta horor masih kurang greget atau kurang begitu menantang. Hal ini dikarenakan hanya 39% atau terdiri dari 111 orang yang bisa memberikan respon positif pada film ini yang sedikit biasa saja dibanding dengan Chapter pertamanya itu. 

 

Insidious Chapter 3 

Lalu 2 tahun kemudian, yakni 5 Juni tahun 2015 berbeda kisah bukan menceritakan adanya keluarga Josh dan anaknya Dalton. Namun untuk Insidious Chapter 3 ini sudah langsung menceritakan adanya teror yang sudah terjadi beberapa tahun sebelum kejadian yang menimpa Josh Family. Di film ini Elise sendiri dengan kelebihan supranatural atau disebut dengan Indigo berusaha kembali untuk membantu wanita bernama Quinn Brenner ( Stefanie Scott ) agar nantinya bisa terlepas dari Roh Jahat yang sudah menempel dan juga menginginkan Jiwanya tersebut. 

Teror ini memang bermula ketika Quinn berusaha ingin komunikasi kembali dengan ibunya yang sudah meninggal dunia. Akan tetapi lain ibu, ini malah Jurig jahat yang datang. Setelah adanya kejadian tersebut, akhirnya Quinn mengalami kecelakaan yang menyebabkan dirinya mengalami patah tulang pada leher dan kakinya serta tangannya. Disini keluarga Quinn meminta bantuan kepada Elise yang memang, di awal-awal scene kalian akan melihat Elise menolak bantuan tersebut karena takut sekali akan ancaman dari The Bride in Black yang sewaktu-waktu bisa saja mengambil jiwanya tersebut. 

Sekilas Film Insidious Chapter 3

Mau tak mau, disini Elise sadar dan mengetahui kemampuan yang dimilikinya itu sangat amat dibutuhkan. Sehingga, dalam hal ini Elise akhirnya memutuskan untuk membantu Quinn. Untuk setan atau jurig jahat ini bernama Man Who Can’t Breath yang mana selalu menggunakan masker oksigen. Filmnya sendiri berhasil mengeluarkan dana sebesar Rp. 134 Miliar dan mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1,5 Triliun. 

Untuk penilaiannya :

> Rotten Tomatoesnya hanya 58% yang berarti 113 oorang mengomentari film ini sangat positif. 

> Ratingnya sendiri standar bagus yakni 5.5/10 yang berarti tidak begitu menakutkan namun tampilannya sangat baik. 

 

Insidious The Last Key atau Last Chapter 

Untuk chapter ke-4 ini, isunya menjadi last Chapter dari film Insidious. Namun, ada juga yang memiliki rumor lain bahwa sutradara dari Film ini akan merilis lagi sekuel lainnya di tahun 2021 ( ini baru isu semata dari para Netizen yang rasanya, kurang puas jika tidak dilanjut ). Durasi dari The Last Key ini adalah 103 menit yang mana sutradaranya adalah Adam Robitel. 

Untuk Chapter ini menceritakan langsung kehidupan dari Elise di masa silam ketika dirinya menyadari memiliki kelebihan untuk bisa berkomunikasi dengan roh lain di alam yang berbeda. Lalu bertahun-tahun kemudian Elise ini bekerja sebagai cenayang untuk bisa membantu mengusir roh jahat disana. 

Sinopsis Insidious: The Last Key, Elise Awal Mula Diteror Iblis - Jurnal  Garut

Pada saat itu, dirinya mendapatkan telefon langsung dari Ted Garza ( Kirk Acevedo ) yang tanpa diterka-terka menuntunnya kembali ke tempat tinggalnya terdahulu. Disini Elise awalnya juga nampak menolak untuk membantunya, karena memang rumah ini mengingatkan pada kenangan masa lalunya yang buruk sekali. Tapi lagi dan lagi disini Elise berubah pikiran dan lebih memutuskan untuk membantu sang clientnya tersebut. 

Memang dalam Chapter ini kalian akan lebih banyak menangkap ceria kehidupan Elise dan juga keluarganya serta, hadirnya Roh Jahat yang menuntunnya kembali untuk pergi ke alam The Further. Tapi tenang saja, tidak akan membuat boring karena, asisten dari Elise selalu saja berhasil membuat penontonnya tertawa karena tingkahnya tersebut. Untuk Biaya yang dikeluarkan sendiri mencapai Rp. 134 Miliar lho. 

Jadi jika dirangkum, memang filmnya akan memberikan kesan tersendiri dari setiap alur yang ada. Total dari budget yang diperlukan dalam membuat 4 film dari Insidious mencapai Rp. 355 Miliar atau US$ 26,5 juta dan menghasilkan keuntungan sebesar US$ 371 atau setara dengan Rp. 4,9 Triliun.

Kupas Tuntas Film Girl From Nowhere dari Episode 1

Halo semuanya selamat datang kembali di situs “ psyourcatisdead.com “. Dimana untuk situs ini sendiri akan membahas banyak sekali perihal dunia perfilman untuk sub genre Thriller penuh misteri. Kebetulan kali ini saya akan mengajak kalian semua untuk mengupas tuntas tentang film dari Girl From Nowhere. Film ini dirilis dalam beberapa episode yang ada, dan saya akan mengupasnya mulai dari Episode yang pertama. 

Film dengan judul “ Girl From Nowhere “ berasal langsung dari negeri Gajah putih yakni Thailand yang sudah rilis sejak tahun 2018. Dikarenakan ini adalah film series, maka disini saya akan merangkum sebisa mungkin yang saya tangkap dari film tersebut. Ya, at least saya sendiri mendapatkan rangkuman cerita ini dari beberapa sumber dan terutama sekali adalah sbobet88 slot Source Youtube yang saya tonton seperti Soundsmokers Film, Saqahayang, Ace Movie, Soda Gembira, dan masih banyak lagi yang lainnya. Nah, kebetulan saya sedang ingin membahas film Thriller Girl From Nowhere, jadinya kali ini saya mendapatkan referensi dari Source Youtubenya mas-mas ganteng Soda Gembira ( ehm saya bilang ganteng, pernah post photo di komunitas Youtubenya itu lho, maaf kalo keliru wkwkwk ). Menurut saya dari sekian banyaknya yang memberikan penjelasan mengenai alur film si Nanno Na Kha ini, hanya channel Soda Gembira yang saya rasa mantep ( balik lagi, tergantung selera ya guys ). 

 

Prolog : Awal dari Film Girl From Nowhere

Untuk kalian yang pertama kali menonton film ini, pastinya akan sangat jatuh hati dengan pemeran wanitanya yang cantik bernama Nanno Na Kha. gadis polos ini benar-benar seksi dan luar biasa sekali. Masuk pada episode pertama , di dalam cerita awalnya sudah memperkenalkan adanya kehidupan siswa/siswi yang dikenalkan dengan kehidupan seks bebas. Nanno sebagai murid baru di salah satu sekolah, dimana terdapat guru lelaki yang sangat tampan dan juga mempesona di sekolahan tersebut dan datang ke kelas Nanno untuk merekrut adakah yang bisa mengikuti senam yoga. 

Singkat cerita, disini terpilihlah 2 siswi yang bisa mengikuti kelas senam tersebut dan salah satunya adalah Nanno. Namun ada suatu kejanggalan disini, dimana ada satu sosok wanita yang duduk di sebelah Nanno seperti terkesan tidak senang Nanno terpilih. Mungkin disini anggapan kita semua dibuat karena , paras dari nanno jauh lebih cantik dibanding sosok wanita tersebut, ternyata ada hal aneh lainnya. 

Masuk ke hari berikutnya, untuk menguak ada apa sebenarnya Nanno sendiri memiliki pemikiran yang bejat untuk berduaan saja dengan gurunya tersebut. Pada akhirnya, Nanno dan guru tersebut melakukan gerakan mantap-mantap hingga gurunya ketagihan terus menerus ingin melakukan hubungan M* dengan si Nanno ini ( asli bejat parah ! ). Guru ini terkenal dermawan, tapi aslinya bejat banget. Dan ternyata cewek yang ada di samping Nanno adalah korban dari si guru bejat tersebut hingga hamil. Tapi apa daya karena diancam, jadinya Cewek tersebut tidak berani mengadu ke yang lainnya. Disini Nanno juga diancam dan siapa sangka Nanno malah balik Ancam guru tersebut dan menerornya terus menerus ke keluarganya hingga anak dari gurunya melakukan hubungan M* dengan yak cowoknya lah ya..

Sampai pada akhirnya, Nanno menyebarkan video mesum si guru bejat tersebut dan membuat sekolah tersebut mengetahui, sang guru dermawan itu sangat bejat dan dibalik sekolah yang terlihat bersih tersimpan kelakukan bejat dari guru tersebut. Dan Mission Completed dari si Nanno. 

 

Girl From Nowhere Review Episode ke – 2 

Sawadikhap, Nanno Na Kha … di awal-awal kalian akan selalu mendengar kalimat tersebut ya. Untuk episode kali ini, awal cerita hampir sama dimana dirinya kembali lagi menjadi murid baru disekolah yang berbeda juga. Nanno disini memiliki 2 teman yakni : Teaw dan I-Tim. Dan disekolah tersebut terdapat 3 anak lelaki pemain basket yang ganteng bernama Chit, Hok dan Neung. Dari awal kehadiran Nanno, ketiga lelaki ini sangat suka dengan Nanno dan setiap saat mereka ada kesempatan pasti mengintip k kelas si Nanno ini.

Singkat cerita, ketiga lelaki tersebut memiliki pemikiran untuk melakukan hubungan se*s dengan Nanno melalui kedua teman Nanno tadi. Keesokan harinya, Hok menjumpai I-Tim dan memberikan coklat untuk I-Tim dan satunya untuk Nanno, namun I-Tim yang merasa dimanfaatkan akhirnya memberikan semua coklat yang ada tetapi Nanno tetap menolak karena tidak suka dengan Coklat. Saat coklat di tolak, bunga pun tiba namun lagi-lagi ditolak oleh Nanno. 

Lalu ketiga cowok ini mendatangi kedua teman Nanno ini memberikan sogokan tiket  konser asalkan , Nanno bisa main ke rumah Hok dan minum-minuman yang memabukan sampai akhirnya nanti bisa berhubungan badan di kamar ( astagfirullahaladzim, kamu berdosa banget wkwkwkwk ). Keesokan harinya, Neung datang ke kelas si Nanno dan bertemu dengan Tiew untuk minta diajarkan matematika. Dikarenakan memang Tiew sudah senang dari dulu dengan Neung, dirinya menerima untuk mengajari Neung Matematika. Tapi, mata Neung bukan menatap pelajaran yang ada malah menatap mata dari Nanno, begitupun sebaliknya. Sampai akhirnya, Tiew pergi ke kamar mandi dengan rasa kesal. Disini I-Tim datang ke kamar mandi dan menunggu Tiew selesai menangis. Saat Tiew selesai menangis, dirinya mengatakan ke I-Tim untuk menerima tiket konser dan membuat Nanno mabuk. 

Pada akhirnya mereka semua tiba di rumah Hok dan ingin membuat Nanno mabuk. Namun silanya, sudah berapa botol yang diminum oleh Nanno tetap tidak mempan, hingga akhirnya I-Tim memberikan obat tidur ke minuman Nanno, dan ini berhasil ! akhirnya, Nanno dibawa ke kamar dan mereka semua secara bergilir siapa duluan yang bisa memperkos* si Nanno. Namun, disini Nanno bangun dan tanpa ba bi bu Nanno di perkosa Hok dan malah tertawa hingga akhirnya Nanno dibekap dan meninggal oleh Hok. Saat ingin dikubur, Nanno tiba-tiba bangun sampai pada akhirnya Nanno dibunuh kembali. Yang membuat heran keesokan harinya, Nanno masih datang ke kelas, lalu siapakah yang meninggal ? kalian harus lihat parti ini, karena benar-benar diteror mereka semua oleh si Nanno yang sudah dikubur bangkit lagi, lagi dan lagi. 

 

Girl From Nowhere Episode Ke – 3

Sawadikap Nanno Na Kha, Welcome to my Dark Site. sama seperti sebelumnya, Nanno pindah sekolah lain yang bernama “ Lerdvithi “ menjadi sekolah selama 8 tahun sudah menjadi sekolah terbaik. Kenapa harus pindah sekolah ? siapa yang tahu ? sebab Nanno pindah memiliki alasan tersendiri. Saat ini targetnya adalah 2 orang yang sudah temenan baik bernama Miew dan Pui ( maaf kalau salah ). Disekolah tersebut terdapat nama yang Jenius di pampang serta terdapat cap tangan yang terpampang di sekolahnya tersebut. Sebagai salah satu bentuk kebanggaan karena sudah menjadi murid yang berprestasi. Dikarenakan nasibnya jelek, mereka berdua iri akan hal tersebut dan saat sedang menatap datang Guru wanita yang menjumpai mereka dengan ceramah umum seorang guru yang menasehati ini itu dan bla..bla..

Ketika itu juga Nanno yang notabennya baru 2 minggu sekolah di sana sudah menjadi siswa berprestasi, dan pada akhirnya guru tersebut menceramahi jadilah seperti Nanno. Setelah selesai ceramah, guru tersebut mengajak Nanno makan siang. Lalu Pui 2 minggu kedepan menjadi salah satu murid yang pintar disana, dan dibanggakan oleh guru tadi dan mendapatkan traktiran makan siang. Tentu saja, disini Miew sangat iri dengan temannya tersebut. Diwaktu yang berbeda, disini Nanno datang ke Miew yang sedang kesal. Disini Nanno memberikan bocoran kenapa mereka bisa menjadi murid paling berprestasi dalam waktu sekejap ? dan hal ini karena mereka, mencolong hasil karya orang lain lalu sedikit mengubahnya saja agar tidak terlihat itu adalah karya miliki orang lain dan bukan hasil buatan mereka sendiri. Awalnya Miew ragu, pada akhirnya dirinya melakukan hal tersebut. 

Hingga esok hari, Guru yang kemarin minta hasil snei yang ada dan disini Miew ragu memberikan karena takut ketahuan akibat gambar yang dimilikinya adalah gambar copyan dari orang lain. Namun, Nanno disini memberikan hasil seni yang dimiliki oleh Miew dibawa dan diberikan ke Guru seni tersebut. Sampai pada akhirnya, Miew terkenal dan menyebarkan seni copas yang dimilikinya. 

Namun saat ada pameran di sekolahnya, Miew sendiri akhirnya disuruh oleh pihak sekolah melukis secara langsung. Mana sempat keburu telat, si Miew kan tidak bisa melukis dan pada akhirnya dirinya mencari cara bagaimana menggagalkan hal tersebut. Akhirnya, Miew meminta bantuan Pui dan mengaku karya yang dibuatnya adalah copas. Dan dikamar mandi tersebut, Miew meminta Pui untuk memukul tangannya menggunakan pukulan tetapi si Pui tidak mau dan pada akhirnya memukulkan ke tangannya sendiri hingga patah. Jahatnya, si Miew bilang Pui memukul tangannya dan di fitnah. Dan saat kejadian ini, si Nanno ada di dalam kamar mandi serta tertawa. Dan akhirnya si Nanno menyuruh  Miew untuk melukis dengan tangan sebelah kiri, sampai akhirnya pameran itu tiba dan datanglah siswi dari sekolah lain mengatakan “ itu semua karya temanku dari Indonesia “ muehehehe ciamik sissss… sampai akhirnya, miew dibantu oleh Pidato yang diberikan oleh si Nanno sendiri. 

Jadi intinya, dari Episode pertama sampai ke-3 ini sosok Nanno Na Kha baik atau justru jahat ? jika kalian ingin tahu kelanjutan Episode 4,5,6 dan seterusnya maka jangan lupa tetap stay terus disini.

Kamu Lebih Memilih Film Thriller yang Mana ?

Jika dirasa kalian para pecinta film-film dengan Genre Thriller, maka boleh lah sedikit kalian obrak abrik karya dari Jordan Peele. Sutradara dalam genre thriller ini tidak boleh kalian remehkan begitu saja, pasalnya semua film yang dibuat dan dikembangkan oleh dirinya ini benar-benar laris dipasaran. Kemampuan dirinya di dalam menulis cerita horor serta kemampuan di dalam menyutradarai juga sudah terbukti dengan adanya film “ Get Out (2017) “ dan “ US (2019) yang bisa membuat semua penontonnya terbius akan alur dari ceritanya tersebut. Penuh teka teki dan permainan otak yang dibalut dengan ketegangan luar biasa dari setiap pemainnya tersebut. 

Setelah sebelumnya di tahun 2017 silam meluncurkan film dengan judul Get out yang bisa membuat semua penontonnya menjadi terpukau sekaligus menjadi sangat amat tegang, Jordan Peele sendiri kembali menyuguhkan film Thriller terbarunya di tahun lalu yakni 2019 dengan judul “ Us “ yang mengambil genre tetap Thriller Misteri terbarunya. Bagi kalian yang sudah menonton, pasti deh sangat amat memainkan logika di setiap adegannya. Terlebih lagi ini menjadi film yang kami boleh katakan manipulasi dari replikasi manusia sesungguhnya atau bayangan yang ada. 

Dari kedua filmnya yakni Get Out dan Us sendiri memiliki rating yang bagus dan oke lah untuk standar dari film Thriller yang ada. IMDb dan juga Rotten Tomatoes yang ada terbilang besar bagi dunia perfilman thriller tersebut. Banyak dari para penontonnya yang mengatakan, sangat sulit untuk bisa memilih diantara kedua film tersebut yang mana yang paling bagus untuk ditonton terus menerus dan menjadi rekomendasi menarik bagi para penonton lainnya. Berikut ini kami berikan sedikit gambaran dari kedua film tersebut, terutama teori yang ada pada film  pertamanya yang berjudul “ Get out di tahun 2017 silam “

 

Yuk Pilih Get Out atau Us 

Kami bisa mengatakan bahwasannya film karya dari Jordan Peele ini sangat mudah untuk diketahui. Kalian bisa melihatnya langsung dari kedua film tersebut, dimana Jordan Peele membuat 2 karakter pada 2 film yang berbeda dengan ciri khas pemainnya yang berkulit hitam. Terdapat 1 aktor berkulit gelap di film Get out dan 1 aktris lagi berkulit gelap di film Us. dimana, peran mereka berdua dengan 2 judul film yang berbeda bisa membuat kita sebagai penonton deg-degan banget saat menontonnya. 

Untuk di film Get Out sendiri , Daniel memerankan Chris Washington dan untuk di FilmUs yakni Lupita Nyong’o , lalu ada juga Winston Duke, Shahadi Wright Joseph dan masih banyak pemain bagus lainnya yang mendukung film ini menjadi jauh lebih sempurna lagi. Kedua film ini mimin katakan setiap peranannya memiliki karakter yang penting di dalamnya. Jika kalian belum menonton salah satunya, maka mimin saranin menonton dari film Get Out dulu lalu langsung di lanjut Marathon untuk film Us. 

 

Film Get Out “ Berkenalan dengan Camer yang Membawa Petaka “ 

Judul film : Get Out 

Rilis : Sejak tahun 2017 silam

Rating Film : IMDb mencapai 7,7 

Rotten Tomatoes : sudah mencapai 98%

Jika dilihat dari data tersebut, berarti antusias dari para penonton yang ada sangat bagus dan sangat tertarik untuk mencari tahu permasalah atau misteri yang ada di dalam tersebut hingga benar-benar bisa terpecahkan. Dalam beberapa review film dunia mengatakan ini menjadi film yang sangat baik untuk di tonton. Kalian lihat saja Rotten Tomatoes yang ada memiliki persentase 98% yang berarti, dari para penontonnya yang memberi rating ini memang Worth It banget untuk kalian coba tonton. 

Filmnya sendiri langsung menceritakan mengenai tokoh yang bernama Chris. Disini dirinya diajak oleh pacarnya yang bernama Rose untuk bertemu langsung dengan orang tua dari sang pacar tersebut ( istilahnya camer lah ya ). Sesaat setelah mereka berdua sampai di rumah Rose, Chris menemukan banyak sekali kejanggalan dari beberapa penghuni rumahnya tersebut yang memang kebetulan sekali memiliki kulit yang sama-sama gelap juga. Adegannya penuh akan misteri dan banyak sekali terjadi pertumpahan darah dan film ini mampu meraih penghargaan bergengsi di tahun 2017 dan 2018 silam. 

 

Film Us Si Doppelganger atau Manusia dari Bayangan Sendiri yang Seram

Judul film : Us 

Rilis : Sejak tahun 2019 silam

Rating Film : IMDb mencapai 7,6 

Rotten Tomatoes : sudah mencapai 95%

Masuk film kedua dari Jordan Peele yang dikatakan masih laris dipasaran perfilman dan Box Office Movie. Di Indonesia sendiri film ini sudah tayang sejak September tahun 2019. Selama seminggu penayangan, ternyata Us mendapatkan rating yang baik dan tidak jauh beda dengan film thriller yang pertama kali dikeluarkan oleh Jordan. 

Dari segi cerita pasti banyak diantara kalian yang bingung dan susah menebak bagaimana plot twist yang sebenarnya ? memang film ini dikhususkan bagi kalian para pemecah misteri. Jadi jika kalian merasa otak kalian tidak mampu, coba nonton film yang Get out dulu ya guys untuk mengukur seberapa greget otak kalian menyaring film dari Jordan peele. 

Untuk segi cerita langsung menceritakan kisah dari satu keluarga yang sedang pergi berlibur. Bukannya menjadi liburan yang senang, ternyata menjadi liburan yang membawa kesengsaraan. Disini mulai muncul keluarga lainnya yang mirip sekali dengan keluarga mereka. Dan itu sebenarnya adalah Doppelganger dari seluruh keluarga yang ada. Mereka semua bertanya-tanya bagaimana bisa menemukan jalan keluar ini ? akankah mereka berhasil ? lebih baik kalian tonton sendiri ya. Pokoknya masih Woth it banget deh ditonton ulang juga. 

Teori-Teori tentang Film Get Out 

Teori akan kecemasan dan ketidakpastian – ini menjadi teori pertama yang bisa kalian ketahui. Teori dasar ini telah dikembangkan langsung oleh William Gudykunst yang langsung memfokuskan saja pada perbedaan dari budaya antar kelompok dengan orang asing. Teori yang dikemukakan ini bisa saja digunakan dalam berbagai situasi yang ada. Kecemasan dan juga ketidapastian inilah yang menjadi sebuah penyebab langsung dari kegagalan komunikasi antar kelompok tersebut. Hal ini bisa kalian lihat pada saat acara Chris yang berkulit hitam berkunjung ke rumah Rose yang berkulit putih. Disana dirinya merasa terasingkan sekali karena perbedaan tersebut. Keraguan, ketakutan, dan kecemasan ini datang yang menyebabkan adanya miss komunikasi antar kelompok. 

Teori dalam Negosiasi Wajah – untuk teori yang kedua ini langsung dilontarkan oleh Stella Ting – Toomey yang menjelaskan mengenai perbedaan dari berbagai budaya di dalam merespon berbagai konflik yang sedang dihadapi. Orang-orang dalam setiap budaya akan selalu mencitrakan dirinya di depan publik secara langsung yang menjadi cara baginya dalam melihat seseorang memperlakukannya. Dalam keterangan lanjutan, disini dirinya menjelaskan langsung bahwa wajah sendiri akan langsung merujuk pada pesan verbal dan juga non verbal yang akan  membantu menyimpan rasa malu dan juga menegakkan muka dengan rasa hormat. Dengan begitu, Identitas akan selalu menjadi sebuah pertanyaan besar, ada juga kecemasan dan terakhir sebuah kepastian yang akan disebabkan langsung oleh konflik yang akan membuat kita semua menjadi tidak berdaya dan harus menerima hal tersebut. Dan disini ada adegan dimana Chris mengenalkan dirinya kepada keluarga Rose dan mencitrakan dirinya itu berbeda dengan orang berkulit putih lainnya. 

Mengandalkan Teori Kode Bicarauntuk teori terakhir langsung dikemukakan oleh Gerry Philipsen dan di dalam ini bisa menjelaskan mengenai bagaimana keberadaan dari kode bicara dalam satu budaya saja. Selain itu juga mengetahui bagaimana sebenarnya kekuatan serta substansi dalam sebuah budaya yang berlaku. Disini kalian akan melihat banyak sekali adegan dimana orang berkulit putih dan berkulit hitam berbicara dengan gaya yang berbeda. Saat Chris bertemu langsung dengan Logan dirinya mengeluarkan logat dengan bahasa rasnya sendiri , karena memang dirinya melihat sama-sama ras berkulit hitam. Dan respon dari Logan sendiri sedikit membuat bingung dan menambah kecurigaan dari Chris terhadap anggota yang ada di rumah tersebut. 

 

Jadi setelah melihat ini, kalian masih lebih memilih menonton film Get Out atau justru film Us ????

Fakta Menarik Parasite, Film Thriller Korea Pemenang Oscar

Parasite atau juga yang disebut dengan ‘Gisaengchung’ mengejutkan semua para pecinta film yang ada di dunia, dengan membawa pulang piala dengan kategori ‘Best Picture’ yang ada di dalam nominasi Oscars. Parasite pun menjadi sebuah film Korea pertama yang sudah berhasil memenangkan sebuah penghargaan utama di ajang perfilman tersebut. Sejak dirilis, Parasite yang memang merupakan sebuah film yang sudah mampu menarik perhatian karena dengan jalan cerita yang sangat menarik hingga ada banyak simbol-simbol tersembunyi yang ada di sepanjang film. 

Film Parasite sendiri yang menjadi salah satu film dengan banyaknya penghargaan yang sudah di menangkan oleh film ini. film Parasite juga diperankan oleh artis-artis Korea yang nama-namanya sudah tidak perlu diragukan lagi dalam industri film. Film ini juga menjadi salah satu film dari penggemar daftar joker123 yang memiliki banyak hal unik dan juga menarik untuk disimak, mulai dari arsitektur dari rumah, jalan cerita dan juga juga simbol serta makna yang ada di film ini menjadi salah satu hal yang menarik yang bisa dibahas.  Berikut ini fakta-fakta menarik yang ada dan terdapat di dalam film Parasite Korea pemenang piala Oscar 2020. 

Terinspirasi Kisah Hidup Sutradaranya Sendiri

Banyak review yang didapat dari film Parasite yang juga menyebutkan jika film ini jalan ceritanya memang sangat unik. Tak heran jika nantinya dalam ajang Oscar 2020, film ini juga yang nantinya memenangkan ‘Best Original Screenplay’ dan juga kategori ‘Best Director’. Tak disangka jika cerita yang ada di dalam film Parasite ini adalah cerita yang terinspirasi dari kisah hidup sang sutradara. Dikatakan Bong Joon Ho, dulu dirinya juga pernah jadi tutor anak orang kaya ketika dirinya memang sedang kuliah. Sayangnya, baru dua minggu kemudian sutradara andal itu harus dipecat. 

Berawal dari Menipu

Bagi Anda yang belum menonton film Parasite Korea mungkin dalam hal ini anda akan bingung dengan jalan ceritanya. Sinopsis yang ada di dalam film Parasite ini juga menang di ajang Golden Globes hingga SAG Awards, film Parasite adalah sebuah film yang menceritakan sebuah keluarga yang terdiri dari para pengangguran, yaitu ayah, ibu, kakak perempuan dan adik laki-laki. Salah satu anaknya  yang kemudian direkomendasikan untuk dapat menggantikan temannya yang ditugaskan sebagai tutor dari anak orang kaya. Namun kemudian ia harus berpura-pura jadi orang kaya agar nantinya juga bisa diterima. Dari situlah kemudian berbagai penipuan yang  dilakukan keluarga tersebut pada akhirnya membawa bencana.

Menyinggung Kapitalisme

Penuh intrik dan juga syarat dengan simbol-simbol, banyak orang yang juga membuat ulasan mengenai tentang ‘Parasite Ending Explained’. Para pecinta film pun juga sangat setuju jika film Parasite ini merupakan sebuah film non bahasa Inggris yang pertama yang memang layak untuk dapat memenangkan Oscar tersebut, menyinggung mengenai kapitalisme dan juga sebuah ketimpangan sosial. Perbedaan  tentang gaya hidup yang ada antara si miskin dan juga si kaya yang kemudian di dalam film ini dikemas secara satire yang membuat penonton dan kritikus kemudian terpesona dengan film ini. 

Banyak Simbol Tersembunyi

Jika Anda sudah menonton film ini dan anda menyimak serta mendalami film Parasite, akan banyak ditemukan simbol tersembunyi yang ada di sepanjang jalan cerita. Misalnya saja seperti batu dan air yang  kemudian dianggap mewakili sebuah realita versus dan juga sebuah harapan palsu. Hal tersebut juga menjadi salah satu hal yang banyak dijelaskan dalam sejumlah review  tentang Parasite. Untuk memahaminya, yaitu selain dengan review  yang juga tak jarang juga para penonton yang juga nantinya akan membaca spoiler film Parasite. 

Pemainnya Belum Tahu Jalan Cerita

Fakta menariknya yang lain yang ada tentang mengenai film Parasite adalah sebuah kebanyakan pemainnya yang tidak tahu jalan cerita sebenarnya. disini Sosok Song Kang Ho bersama Choi Woo Shik percaya-percaya saja dengan jalan cerita dari film tersebut. pasalnya hal ini memang dilandasi oleh 2 orang ini yang sebelumnya sudah membintangi peran dari film Bong Joon Ho Sebelumnya. Begitu juga dengan Park So Dam yang dirinya hanya tahu  akan menjadi seorang anak dari Song Kang Ho. Wajar jika mereka menjadi percaya

Kolaborasi Aktor dan Sutradara Unggulan

Sebelum film Parasite ini menjadi film yang menjadi pemenang Oscar, sejak awal film Parasite yang juga sebuah film yang sudah menarik perhatian di Korea karena aktor dan juga sutradara unggulan yang langganan mendapatkan sebuah penghargaan. Beberapa karya Bong Joon Ho yang juga menjadi  perbincangan internasional, seperti halnya Memories of Murder, Mother, Okja,The Host, dan Snowpiercer. Sedangkan aktor Song Kang Ho yang dimana dirinya bermain dalam A Taxi Driver, Memories of Murder, The Host,Mr. Vengeance, Snowpiercer, The Face Reader, hingga juga The Attorney. Keduanya yang memang sudah sering bekerja bersama di dalam film. Bahkan jika Song Kang Ho yang juga tidak mau terlibat dalam film, Bong Joon Ho maka nantinya film tersebut akan terancam dibatalkan.

Mie Sebagai Representasi

Film Parasite Korea yang menjadi sebuah film yang telah berhasil menang film Oscar 2020, dimana membuat sebuah makanan pada akhirnya menjadi tren. Yakni Jjapaguri Sirloin yang dimana juga menjadi sebuah representasi bertemunya orang kaya dan juga orang miskin. Jjapaguri adalah sebuah paduan mie Jjapaghetti dan juga mie Nuguri yang sebelumnya mie ini juga sudah menjadi salah satu mie yang juga cukup populer di Korea. Ditambahkan dengan tambahan daging sirloin, dikatakan jika daging tersebut yang ada di dalam film adalah metafora dari sebuah hubungan simbiosis yang ada antara parasit dan juga inangnya.

Rumah Dibangun di Tanki

Keluarga Ki Taek yang biasanya tinggal di semi basement yang umumnya dihuni oleh orang-orang Korea. Tapi sebenarnya jika juga rumah yang ada di dalam sebuah film Parasite yang dibangun dalam set yang juga berfungsi sebagai sebuah tangki air. 

540 Tahun

Salah satu simbol yang ada dan juga terdapat di film ini yang diketahui menunjukkan sebuah perbedaan kelas atas dan juga kelas bawah dalam film ini adalah sebuah rumah mewah milik keluarga Park. Karakter Kim Ki Woo pun yang bermimpi untuk dapat bisa membeli rumah tersebut yang ada di akhir cerita yang ada di dalam film Parasite. Namun pada kenyataannya yang dimana juga butuh keajaiban dan juga kerja keras untuk dapat mewujudkannya, hal ini karena Ki Woo yang perlu 540 tahun dengan menggunakan gaji orang biasa untuk dapat bisa membeli rumah tersebut. 

Akan Dibuat Mini Series

Ramai diberitakan bahwa film Parasite yang nantinya akan dibuatkan sebuah versi mini series-nya oleh HBO. Namun versi tersebut yang akan menggandeng sutradara, penulis, dan juga pemain yang juga berbeda. Direncanakan jika mini series tersebut nantinya pada musim semi yaitu pada 2020 film ini akan disiarkan di Netflix.

Itulah beberapa fakta menarik tentang film Parasite, film Parasite adalah film trailer yang mendapatkan banyak sekali mendapatkan penghargaan bergengsi. Film ini juga adalah film Korea yang mempunyai banyak sekali simbol-simbol dan pesan menarik yang ada di dalam film ini. 

Urutan Fim Thriller Terbaik Hingga Horor Terseram!

Dewasa ini aktivitas menonton menjadi salah satu kegiatan yang banyak dilakukan orang. Selain dari kegiatan tersebut menarik bagi segenap kalangan masyarakat, menonton juga dapat memberi berbagai wawasan akan belahan dunia luas melalui tayangan film yang diproduksi dari negara lain yang memiliki kultur dan kebiasaannya yang berbeda satu sama lainnya. Aktivitas menonton bisa dilakukan sendiri di rumah maupun di sarana publik bersama keluarga atau teman seperti di bioskop. Ditambah dengan fasilitas dan berbagai promo yang diberikan oleh berbagai studio populer yang ada di Indonesia membuat minat menonton semakin tinggi di kalangan masyarakat.

Berbagai jenis film di masa kini khususnya, berhasil berkembang hingga menarik serta meningkatkan rating dari film tersebut akibat ditonton banyak orang. Kualitas film yang baik juga dapat menerima penghargaan dari beberapa nominasi penghargaan film skala nasional serta internasional. Dimana hal ini juga mendorong banyak pihak untuk dapat menciptakan film yang lebih baik lagi demi mengejar penghargaan tersebut. Salah satu film yang berhasil menarik minat banyak penontonnya terletak pada film yang memberi rasa takut. Saat menonton pikiran penontonnya akan ditarik agar fokus mengamati keseluruhan film tersebut. Dimana hal ini juga memberi efek kejutan yang lebih besar dan menyentak. Berikut akan dijabarkan informasi seputar film mencekam yang tergolong menjadi dua kelompok besar, yaitu film Thriller dan Horor.

 

Film Thriller

1. Us

Masih juga menjadi film horor yang lebih spesifik ke dalam jenis film thriller, film Us berhasil tampil sebagai salah satu film yang populer di tahun 2020. Sama seperti kebanyakan film horor klasik produksi negara Amerika, film ini berkisah mengenai suatu keluarga yang mengalami kejadian mencekam dalam hidupnya. Film Us dibawakan oleh para aktor berkulit hitam keturunan Afrika Amerika dan memparalelkan kondisi dua alam yang terjadi di dalam banyak bagian film. Dengan menyajikan urutan yang tidak berjalan lurus dari awal hingga ke akhir film, format alurnya berlangsung secara maju dan mundur. Suatu kejadian dapat terjadi dalam film ini, baru kemudian diperjelas di adegan yang selanjutnya. Film ini menjadi cukup menarik bagi penonton karena dapat berusaha menebak masalah yang terjadi dalam keluarga di film ini. Alur plot twist yang diusung cukup tinggi, sehingga banyak tebakan dari penonton tidak berhasil sesuai dengan fakta yang disajikan setelahnya.

2. Pet Sematary

Sesuai dengan judulnya, film ini diangkat berkisah mengenai binatang peliharaan. Menampilkan alur cerita yang juga banyak membahas akan hewan peliharaan tentunya sudah memberi kesan bergidik bagi orang yang berniat untuk menonton film horor ini. Dengan alur cerita yang cenderung sederhana, film ini berhasil menyajikan tema film horor mengenai penguburan hewan peliharaan dikasihi yang telah meninggal. Bahkan akibat dari rasa sayang yang sangat tinggi akan hewan peliharaan tersebut, tokoh dalam film yang berhasil secara tidak sengaja menemukan cara untuk menghidupkan kembali peliharaannya yang telah meninggal berlanjut secara terus menerus hingga ke saat anak dari keluarga tersebut juga turut meninggal akibat kecelakaan.

 

Kisah interaksi diantara dua alam dalam satu keutuhan film ini cukup menarik bagi para peminat film horor klasik dalam bentuk kematian para tokoh dalam film. Alur cerita yang menggambarkan bahwa usaha pertemuan dari dua alam tidak akan mungkin berakhir dengan lancar dapat dilihat tersaji dengan baik dan secara utuh di dalam film ini.

 

3. Hereditary

Film thriller ini masih mengangkat kisah horor klasik produksi Amerika dalam kehidupan sebuah keluarga yang mengalami kejadian yang tidak biasa. Mengangkat tema akan ritual di antara dua alam, yaitu alam orang hidup dan alam orang mati. Bentuk kematian dari anggota keluarga yang dialami oleh keluarga Graham tidak dapat diterima, hingga membuat sang ibu dari keluarga tersebut menjadi frustasi. Kekelaman dalam hidup itu terwujud dari aktivitas pemanggilan sosok anggota keluarga yang telah meninggal untuk dapat kembali bersama dengan anggota keluarga yang masih hidup. Para anggota keluarga yang didatangi kembali oleh arwah keluarganya pun mulai mengalami hidup yang tidak normal. Berbagai kejanggalan terjadi dan membuat film ini menarik untuk disimak, terutama bagi pecinta film thriller. Ritme pembangunan cerita ini berjalan dengan perlahan, sehingga emosi dan alur menegangkan yang dibangun terasa begitu berdampak di sepanjang film.

 

4. A Quiet Place

 

Film horror menjadi berkesan sekalipun tanpa menggunakan banyak dialog, begitulah kalimat yang paling tepat dalam menggambarkan film A Quiet Place ini. Dibentuk dalam sebagian besar adegan film yang tidak menggunakan dialog berhasil menjadikan film ini bertengger di papan nominasi film thriller terbaik. Penggunaan setting lokasi yang cenderung banyak terlihat suram, disertai dengan pencahayaan yang gelap dan suara background mencekam di beberapa adegan filmnya berhasil membius para penonton untuk merasakan aura mencekam seperti yang dialami tokoh dalam film tersebut. Bahkan saking besarnya pengaruh film ini dalam membius penonton, tak jarang juga sepanjang pemutaran di layar lebar berhasil membuat jutaan penonton di seluruh dunia berusaha menahan nafasnya demi tidak menimbulkan suara, seperti tema yang diusung dalam film ini yang tersirat dari penggunaan judul filmnya. 

 

Film Korea – Train to Busan

FIlm Korea yang satu ini berhasil membuktikan kualitasnya dalam bersaing dengan standar film unggulan di media luas. Jika masyarakat lebih mengenal sosok negara Korea Selatan akan aneka macam jenis filmnya yang seputar drama berseri, film ini tampil sebagai sosok genre baru yang berhasil menggebrak kancah perfilman internasional. Meski beberapa penekanan di film ini terkesan masih mengusung unsur drama, namun alur film thriller yang disajikan tetap disuguhkan dengan baik. Bahkan tidak hanya membuat tayangan ini diketahui banyak orang saja, film ini berhasil mendapatkan beberapa penghargaan sebagai film terbaik. Berbagai nominasi penghargaan di berbagai dunia turut memberi apresiasi akan film thriller bertema zombie ini, tidak hanya di Korea Selatan saja..

 

Film Horor

Film horror memiliki kemiripan dengan thriller. Dalam film horor umumnya lebih menekankan pada unsur mencekam yang disajikan untuk bisa dinikmati penontonnya. Sedangkan film thriller mengutamakan pada memberi rasa tegang disertai aneka kejutan di sepanjang film bagi para penonton. Dan berikut ini beberapa referensi film horor menarik yang dapat disaksikan.

 

  1. The Grudge

Film yang satu ini tentunya sudah tidak asing lagi di mata banyak orang. Meskipun genre film horor tidak menjadi favorit dari semua orang, namun jenis film ini cukup memiliki banyak peminatnya. Dan berbagai negara memiliki gaya khasnya masing-masing dalam menampilkan bentuk film horor.

Seperti umumnya standar film Asia seperti yang diproduksi dari negara Jepang, film The Grudge memiliki konsep yang cukup ikonis dalam alur ceritanya. Negara sakura itu sendiri telah terbukti sukses dalam membawakan aneka macam film horor. Seperti salah satu film horor yang sudah sangat terkenal dari jepang yaitu film yang berjudul The Ring (Ju On). Film ini telah berhasil ditayangkan beberapa kali, yang dikemas menjadi lebih dari satu macam film. Film The Grudge ini sendiri hingga produksi terbarunya telah keluar dalam dua film yang tidak terlalu menyambung diantara keduanya, hanya berkaitan dan memiliki kesinambungan alur yang diangkat. Film ini cukup terkenal karena konsep dari cerita bertemakan pembalasan yang hingga terjadi di antara dua alam umumnya disukai banyak orang, terutama bagi kalangan masyarakat Asia atau negara Jepang itu sendiri.

 

 

  1. The Curse of La Llorona (The Curse of Weeping Woman)

Sebagai bentuk film horor yang dibesut oleh seorang sutradara terkenal di film-film sebelumnya, film The Curse of La Llorona atau yang lebih dikenal dengan judul The Curse of Weeping Woman dalam kancah film internasional terbukti telah mendapatkan nominasi kesuksesan bagi peminat film layar lebar. Terlebih lagi bagi para pecinta film horor, film karya sutradara James Wan ini sukses mendapat banyak perhatian serta peringkat yang cukup tinggi di dunia perfilman dunia. Masih berkisah mirip dengan cerita sebelumnya, The Curse of Weeping Woman berkisah diantara alam dari sang ibu yang telah meninggal namun masih kerap menghampiri kedua anaknya yang masih hidup. Dan sepanjang film ini menyajikan akan bentuk kasih sayang si ibu dalam wujud yang menghantui kedua anaknya. 

Film terdahulu yang telah populer dan turut serta mendongkrak minat yang tinggi bagi film ini adalah film The Conjuring yang berlanjut hingga dua film, The Nun, dan The Annabelle yang juga diwujudkan hingga lebih dari satu film. Film seri ini menjadi unggul karena konsep film horor klasik yang diangkatnya. Dengan menggunakan lokasi dan budaya ala Eropa, unsur horor klasik sangat terlihat jelas dan indah dalam disajikan. Dengan tidak dibuat berlebihan, alur cerita yang dibawakan menarik untuk dilihat dalam balutan tampilan yang juga indah. Tak lupa juga didukung dengan kualitas para aktor dan aktrisnya yang begitu baik.

 

  1. IT 2

Film ini juga terkenal hingga dikemas kedalam dua seri film layar lebar. Dengan peningkatan alur yang dianggap banyak penontonnya menjadi lebih liar dalam versi yang kedua, film ini banyak mendapat rating yang tinggi dalam hal jumlah penontonnya. Seperti kisah yang umumnya terjadi akibat dari suksesnya sebuah film, film IT 2 ini muncul sebagai respon perkembangan dari film IT sebelumnya atas minat tinggi dari banyak penontonnya. Film ini mengangkat akan kisah plot twist dari sosok badut. Dimana dalam kondisi umumnya profesi ini dikenal sebagai sosok penghibur yang disukai anak kecil, namun diubah 180 derajat dalam film ini hingga memiliki karakter yang meneror dan memberi rasa takut bagi para anak kecil. 

Meskipun dalam tayangan yang kedua ini cukup menekankan pada unsur kekerasan yang terjadi dalam film, namun IT 2 berhasil mempertahankan peminat film thriller dan tidak menurunkan reputasinya menjadi lebih rendah dibanding film sebelumnya, IT. Demikianlah gambaran akan film thriller maupun horor yang menarik di beberapa saat baru ini. Kamu tertarik untuk turut berkontribusi dalam dunia film mencekam?

Film Thriller, Sensasi Tegang Pelepas Beban Pikiran

Di dunia modern masa kini, hiburan menonton menjadi aktivitas penting yang banyak dilaksanakan oleh banyak orang akibat dari berbagai manfaat yang dapat diterimanya.  Muncul juga beragam jenis film yang populer beredar di aneka media, seperti layar televisi, media internet, hingga di layar lebar bioskop. Dimana aktivitas menonton ini sekaligus memberi berbagai manfaat bagi orang yang melakukannya.

Dunia semakin padat, hingga akibatnya tingkat stres banyak orang akan berkemungkinan lebih tinggi untuk muncul dalam kehidupan. Tidak sedikit muncul di berita, beraneka macam orang menjadi stres dan melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri akibat rasa putus asanya. Tentunya semakin lama informasi akan hal ini cukup banyak ditemukan bukan. Maka dari itu menonton film dapat dipilih sebagai alternatif kegiatan untuk melepas beban pikiran yang penat, hingga pikiran menjadi segar kembali untuk melanjutkan aktivitas dalam hidup. Seperti layaknya istilah banyak motivator yang menyerukan “dicharge dulu otaknya, supaya bisa berfungsi dengan kembali maksimal”. Tentunya ada banyak jenis film yang dapat dipilih untuk menghibur serta menyegarkan pikiran. Dalam pembahasan artikel dibawah ini akan menyajikan informasi akan satu jenis film yang dapat menjamin penontonnya dalam melepas penat setelah sekian lama menjalani aktivitas yang melelahkan pikiran.

Latar Belakang Unsur Fantasi

Tak dapat dipungkiri lagi, unsur fantasi memberi dampak yang penting bagi keberhasilan aneka macam film. Termasuk salah satunya jenis film thriller. Menjadi genre film yang seringkali dianggap mirip atau serupa dengan horor, padahal sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang cukup jauh. Memang betul film horor dan film thriller memiliki cukup banyak kesamaan diantaranya :  Kedua jenis film itu pun bisa dikaitkan menjadi suatu film yang memberi kesan horor bagi para penontonnya di genre Thriller yang menegangkan penuh misteri yang dicampur dengan kehororan dan pastinya untuk genre horor memberikan kesan seram tersendiri yang cukup intrinsik di dalam penyajian filmnya.

Unsur fantasi berperan penting bagi film thriller karena sang penulis naskah akan dengan bebas mengarang dunianya sendiri. Tidak perlu harus masuk akal, dan bisa jadi segila-gilanya. Kebebasan inilah yang menjadi suatu keunggulan yang unik dalam penyajian film bergenre thriller. Kejadian apapun bisa terjadi, tokoh dengan karakter macam apapun bisa muncul, dan tidak ada batasan dalam kelogisan yang menjadi patokan dalam film. Jadi sekalipun dikisahkan ada seekor anjing peliharaan dari sebuah keluarga dan tiba-tiba hewan tersebut berubah menjadi liar hingga membunuh seluruh anggota keluarga hingga menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar, cerita macam itu sangat mungkin terjadi.

 

Didukung dengan setting visual dan suara yang mencekam

Faktor suara dan setting lokasi yang dipakai tentu berperan penting bagi mendukung keberhasilan film tersebut. Penggunaan dua opsi ini yang tidak dilakukan secara baik dapat merusak keseluruhan cerita. Misalnya saja dalam suatu adegan komedi yang ingin diciptakan begitu lucu, namun lokasi yang dipakai adalah sebuah bangunan kuno menyerupai kastil angker seperti dalam film-film horor. Ditambah dengan penggunaan lagu klasik yang memberi rasa takut bagi setiap pendengarnya. Tentunya hal ini sangat tidak sesuai, bahkan dapat menjamin film komedi tersebut dinilai gagal dan sangat buruk oleh para penontonnya serta kritikus film.

Maka dari itu untuk dapat berhasil membuat film bergenre thriller, maka harus sangat memperhatikan pemilihan lokasi dan suara latar musik yang digunakan. Film jenis ini juga memiliki ciri khas yang tidak terlalu mementingkan banyak dialog. Aktor yang berperan cukup hanya menampilkan ekspresi yang mendukung dengan situasi dalam cerita. Diiringi dengan lagu bernada perlahan dan sayup-sayup, maka dijamin akan berhasil menghipnotis segenap penonton hingga ke pengalaman terseram dalam hidupnya.

 

Menegangkan dan Menantang Adrenalin

Faktor adrenalin juga sering digunakan dalam konsep suatu film thriller. Rasa takut dan berdebar-debar dalam menyaksikan adegan yang berlangsung akan membuat para penontonnya tidak dapat berhenti fokus untuk terus mengikuti alur cerita tersebut. Dalam film ini para penonton juga sering diposisikan sebagai sosok pembantu bagi si tokoh utama dalam film tersebut. Meskipun tidak dengan langsung ikut serta memecahkan masalah yang dialami. Hayo ngaku, pasti kalau kamu menonton film thriller yang menantang adrenalin ini pikiranmu akan berusaha untuk mencari jalan keluarnya bukan? Supaya masalah yang dialami bisa dengan secepatnya diselesaikan dan baik kamu maupun si tokoh yang sedang menghadapi masalah dalam film bisa kembali tenang. Faktor ini memang dianggap cukup menjungkir balikkan emosi bagi para penontonnya. Namun para penonton tetap tidak merasa kecewa atau bahkan kapok setelah menontonnya. Justru film thriller yang berhasil memacu adrenalin penonton akan disukai banyak orang, sehingga menjadikan film ini berhasil dan ratingnya menjadi tinggi.

 

Kisah Kehidupan Sehari-hari yang Dikemas Dengan Plot Twist

Selain mengambil tema fantasi dalam alur ceritanya, film thriller juga banyak yang mengambil kondisi nyata seperti adegan yang umumnya terjadi sehari-hari. Sudah banyak jenis film thriller yang disajikan dalam adegan persis seperti yang biasa dialami banyak orang. Adegan seperti malam hari di toilet, saat pulang ke rumah di waktu malam, hingga saat sedang berada di rumah sendiri menjadi contoh kegiatan rutin yang sering diambil dalam menyajikan film thriller. Adegan biasa macam ini pun terbukti tidak membosankan bagi penontonnya.

Malah dinilai berhasil dalam membangkitkan rasa tertarik orang yang menontonnya. Tidak jarang juga suatu film thriller yang mengangkat tema yang sangat umum terjadi hingga menjadi sangat sukses dan terkenal. Semakin adegan tersebut memiliki kaitan dengan yang dianggap normal dan sering dialami masyarakat, maka akan membuat banyak orang semakin terpukau atas film tersebut. Hingga dalam kasus yang cukup bermasalah, adegan macam ini justru akan membekas hingga menghantui pikiran para penontonnya.

 

Mengusung Tema Psikologi

Tidak dapat dipungkiri lagi, bahwa film thriller akan banyak yang mengangkat tema ini sebagai inti ceritanya. Jenis tema ini dapat dialami dalam berbagai jenis cerita, baik itu mengenai kehidupan sehari-hari, hingga ke kisah fantasi yang diluar logika. Tema ini selalu menjadi pemikat bagi banyak pecinta film horor maupun thriller. Salah satu alasannya, emosi dan psikologi yang diaduk akan sangat mendukung keberhasilan tema film yang bergenre mencekam ini. Sebut saja beberapa contoh film yang sudah ditayangkan mengenai kisah ini, tentunya banyak yang berhasil bukan? Beberapa contoh diantaranya seperti Orphan. Cukup dengan melihat covernya saja setiap orang sudah bisa menebak, bahwa film ini pasti akan mengisahkan mengenai suatu kejanggalan yang dialami oleh tokoh utama bernama Esther dalam film tersebut.

Akibat dari penelitian akan psikologi manusia yang terus berkembang dan tidak dapat disebut akan berkesudahan, banyak film yang mengusung tema psikologi sering dirancang menggantung di bagian akhirnya. Bisa jadi film itu akan bersambung ke film keduanya, atau memang tidak berakhir dengan penutup kalimat menggunakan tanda titik. Dimana hal ini berarti setiap penontonnya dapat mengembangkan kelanjutan dari akhir film tersebut sesuai keinginan dan pemahamannya masing-masing. Bisa jadi dibuat tokoh antagonisnya kalah, atau justru tokoh protagonisnya mati semua. Apakah kamu siap menonton film thriller di akhir pekan setelah berhari-hari pusing beraktivitas?